Berita Flores Timur Terkini

Menjaga Jaringan Listrik, Fransiskus Berharap Kerja Sama PLN dan Pemerintah Semakin Intensif

Fransiskus X Rodja mengharapkan kerja sama PLN dan pemerintah semakin intensif dalam menjaga jaringan listrik PLN.

Menjaga Jaringan Listrik, Fransiskus Berharap Kerja Sama PLN dan Pemerintah Semakin Intensif
POS-KUPANG.COM/FELIKS JANGGU
Kepala PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Larantuka, Fransiskus X Rodja 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Feliks Janggu

POS-KUPANG.COM | LARANTUKA - Kepala PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Larantuka, Fransiskus X Rodja mengharapkan kerja sama PLN dan pemerintah semakin intensif dalam menjaga jaringan listrik PLN.

Dukungan pemerintah dalam menyosialisasikan kepada masyarakat tentang pohon yang mengganggu jaringan menentukan listrik bisa tetap menyala dan tidak padam.

Lebih dari itu, Rodja menambahkan, jika pemadaman listrik bisa ditekan, maka arus listrik yang terjual kepada pelanggan semakin tinggi.

Baca: Wapres Kalla Sebut Dana Desa Akan Diprioritaskan untuk Tingkatkan Kualitas SDM

"Kalau listrik terjualnya banyak, maka pemasukan untuk daerah juga semakin tinggi. Selama ini kontribusi PLN tiap bulan untuk PAD itu minimal Rp 350 juta per bulan," kata Rodja.

Melalui PLN, kata Rodja, pemda juga bisa meningkatkan PAD dengan cara bersama PLN menyosialisasikan kepada masyarakat agar relakan pohon ditebang PLN.

Baca: Jokowi Gelar Pertemuan Bilateral dengan Vladimir Putin di Singapura

"Jadi kontribusi PLN untuk PAD Flotim itu ada, walau kita sadar PLN tiap bulan untuk operasionalnya selalu disubsidi karena pemasukannya belum bisa menutupi biaya operasional," kata Rodja.

"PLN Flotim dan PLN NTT umumnya tidak untung. Operasional kita masih disubsidi dari keuntungan penjualan di daerah lain," kata Rodja.

Karena itu, kata Rodja kerja sama pemerintah, PLN dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk bisa memelihara jaringan PLN sehingga dapat beroperasi dengan baik.

"Agar kerja keras PLN memasang jaringan sampai di pelosok Flotim dapat dinikmati masyarakat tanpa gangguan pemadaman. Kalau tidak ya, kami PLN yang kena caci maki terus," kata Rodja sambil tertawa.

Rodja mengatakan sangat bersyukur karena Flotim sudah memasuki 100 persen desa berlistrik dan mungkin akan menjadi yang pertama di NTT.

"Pemerintah dan masyarakat Flores Timur sangat bersyukur kepada PLN karena kita sudah memasuki 100 persen berlistrik," kata Rodja. (*)

Penulis: Felix Janggu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved