Berita Kabupaten TTU Terkini

Pemkab TTU Akan Surati Kemenpan RB Soal Peserta Tes CPNS yang tak Penuhi Passing Grade

Pemkab Timor Tengah Utara (TTU) berencana menyurati Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) di Jalarta.

Pemkab TTU Akan Surati Kemenpan RB Soal Peserta Tes CPNS yang tak Penuhi Passing Grade
teni jenahas
Sekda TTU Yakobus Taek 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Timor Tengah Utara (TTU) berencana menyurati Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) di Jalarta.

Pemda TTU menyurati Kemenpan RB, menyusul banyak peserta tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada hari pertama dan hari kedua di Kabupaten TTU yang tidak dapat memenuhi passing grade yang telah ditentukan.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Panitia Pelaksana Seleksi CPNS Kabupaten TTU, Drs. Yakobus Tae, M.Si kepada awak media di Kantor DPRD TTU, Senin (12/11/2018) siang.

Baca: DPRD TTU Minta Pemerintah Pusat Sikapi Masalah Banyak Peserta tak Memenuhi Passing Grade

Yakobus mengatakan, hari pertama pelaksanaan tes, ada sekitar 300 peserta yang mengikuti tes CPNS di Kabupaten TTU. Namun dari peserta sebanyak itu, hanya satu orang peserta tes yang dapat memenuhi passing grade. Sedangkan sisanya tidak memenuhi passing grade.

Baca: Walikota Kupang Kunjungi Lokasi Dampak Bencana Hujan Angin

"Ini hari juga perkembangan kita belum tau. Tetapi nanti kita evaluasi, kemudian mungkin sama seperti daerah lain, kita bersurat ke Kemenpan RB untuk kebijakannya seperti apa," ujarnya.

Yakobus menambahkan, pihaknya wajib melaporkan terkait dengan pelaksanaan tes CPNS kepada Kemenpan RB. Hal itu karena Kemenpan RB yang melakukan penetapan passing grade yang harus dicapai oleh para peserta tes CPNS.

"Kita laporkan dengan saran-saran, supaya kita punya formasi daerah yang telah ditetapkan oleh Kemenpan RB itu jangan hilang. Karena formasi itu sudah sesuai dengan kebutuhan derah ini," tambahnya.

Saran yang akan disampaikan, kata Yakobus, suapaya Kemenpan RB dapat mengeluarkan suatu kebijakan khusus untuk meyikapi persoalan yang dialami oleh pemda dengan menurunkan passing grade yang telah ditetapkan.

"Karena kalau passing grade diturunkan maka ada peserta yang dapat mencapai passing grade yang diturunkan itu. Tapi itu tergantung dari kewenangan diatas. Kewenangan ada di pemerintah pusat," ujarnya. (*)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved