Berita Regional Terkini

Gempa Mamasa, Pasien RS Mamuju Panik sampai Digendong Keluar Gedung

Kepanikan melanda pasien Rumah Sakit Mitra Manakarra Mamuju, Sulawesi Barat, saat gempa berkekuatan 5,2 SR mengguncang sekitar Mamasa

Editor: Kanis Jehola
KOMPAS.com/JUNAEDI
Suasana kepanikan pasien RS Mamuju saat diguncang gempa, Rabu (7/11/2018). 

POS-KUPANG.COM | MAMUJU - Kepanikan melanda pasien Rumah Sakit Mitra Manakarra Mamuju, Sulawesi Barat, saat gempa berkekuatan magnitudo 5,2 kembali mengguncang sekitar Mamasa pada Rabu (7/11/2018) petang pukul 17:42 WITA, kemarin.

Ratusan pasien yang panik di rumah sakit tersebut berhamburan keluar dari rumah sakit untuk menyelamatkan diri.

Pasien dan keluarganya tampak histeris dan berhamburan keluar rumah sakit menyelamatkan diri. Sejumlah keluarga pasien terlihat terpaksa menggendong keluarganya keluar gedung karena khawatir tertimpa reruntuhan.

Baca: Pesta Sabu, Seorang Sopir Diamankan, Dua Rekannya Kabur

Sejumlah pasien lainya digendong keluarganya dengan susah payah meninggalkan gedung. Sejumlah pasien yang panik dan tidak berkonsentrasi saat berlarian menyelamatkan diri keluar dari gedung sempat bertabrakan dengan pasien lainnya.

Dokter dan manajemen rumah sakit tampak terlihat berusaha menenangkan pasien dan keluarganya yang panik dan berhamburan keluar gedung.

Baca: Krisdayanti dan Yovie Widianto Kembali Berkolaborasi untuk Satu Sayap Tertinggal

Dokter dan perawat yang bertugas juga tampak kalang kabut membantu evakusi ratusan pasein yang berada di dalam rumah sakit. Sejumlah keluarga pasien yang panik dan bingung tampak menggendong keluarga mereka dengan susah payah keluar dari rumah sakit untuk menyelamatkan diri.

Pasien dan keluarganya khawatir tertimpa reruntuhan gedung lantaran getaran gempa yang keras membuat gedung dan jendela rumah sakit bergetar keras saat gempa tengah berlangsung.

Sejumlah pasien saat dievakusi dokter dan keluarganya mengalami syok akibat getaran gempa.

Selain itu, sejumlah pasien lain di rumah sakit tersebut terpaksa harus dipulangkan keluarganya ke rumah lebih awal.

Security RS Mitra Manakarra bernama Supriadi yang ikut membantu evakuasi pasien menyebutkan jika pasien dan keluarganya panik lantaran getaran gempa yang dirasakan cukup kuat menggoyang gedung selama beberapa detik.

"Getaran gempanya sangat keras. Pasien yang takut langsung berhamburan keluar ruangan. Petugas ikut membantu mengevakuasi pasien keluar ruangan," jelas Supriadi.

Untuk mengantisipasi gempa susulan yang terus terjadi selama enam hari terakhir di Mamasa, Sulawesi Barat, kini pasien terpaksa dirawat di halaman rumah sakit untuk sementara waktu.

Hingga saat ini pasien yang trauma akibat terus diguncang gempa memilih tetap bertahan di luar gedung karena khawatir terjadi gempa susulan. (*)

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved