Berita NTT Terkini

Ribuan Tenaga Honorer Konsolidasi Tuntut Hak

Kegiatan seleksi CPNS sedang berlangsung. Anggota DPR buat apa saja karena pegawai honor usia 35 tahun tidak bisa diangkat lagi. Kenapa guru juga

Ribuan Tenaga Honorer Konsolidasi Tuntut Hak
POS KUPANG.COM/RICKO WAWO
Ribuan pegawai non-PNS ini iundang untuk mengikuti Konsolidasi Akbar yang diselenggarakan Komite Nusantara ASN DPW NTT. 

Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG. COM-KUPANG-Ribuan pegawai yang berstatus kontrak dan honor membludak di Milenium Ballroom, JalanTimor Raya, Kelapa Lima, Kota Kupang, Selasa (6/11/2018) pagi.

Kedatangan ribuan pegawai non-PNS ini bukan tanpa sebab. Mereka diundang untuk mengikuti Konsolidasi Akbar yang diselenggarakan Komite Nusantara ASN DPW NTT.

Konsolidasi ini menuntut pengesahan revisi Undang Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang ASN yang diusulkan Anggota DPR RI Komisi V Rieke Diah Pitaloka dan Ketua Umum Konsolidasi Nusantara ASN Mariani Sitompul.

Pada kesempatan itu, Mariani yang berbicara di hadapan ribuan tenaga honorer (K2 dan Non-K), pegawai kontrak, pegawai tidak tetap, dan pegawai tidak tetap Non-PNS memberikan pencerahan mengenai pentingnya pengesahan undang undang revisi tersebut yang bisa mengubah nasib para tenaga honor di Indonesia.

Menurutnya, pengesahan revisi undang undang yang dimaksud ada pada pasal 131 A. Dalam pasal tersebut, disebutkan bahwa Tenaga honorer, pegawai tidak tetap, pegawai tetap non PNS dan tenaga kontrak yang bekerja terus-menerus dan diangkat berdasarkan surat keputusan yang dikeluarkan sampai dengan tanggal 15 Januari 2014, wajib diangkat menjadi PNS secara langsung dengan memperhatikan batasan usia pensiun sebagaimana dimaksud dalam pasal 90.

Ia pun meminta para tenaga kontrak diangkat menjadi PNS secara berkeadilan.
Dalam sesi tanya jawab, terungkap pula jeritan dan rintihan hati para tenaga honorer yang sudah mengabdi kepada negara selama belasan hingga puluhan tahun. Salah satunya adalah Dina seorang guru sekolah dasar.

Menurutnya, kegiatan konsolidasi akbar sangat bermanfaat dan bisa menghimpun semua tenaga honorer di NTT.

"Kegiatan seleksi CPNS sedang berlangsung. Anggota DPR buat apa saja karena pegawai honor usia 35 tahun tidak bisa diangkat lagi. Kenapa guru juga dipeta-petakan.

Dana bagi sekolah hanya diperuntukkan bagi sekolah inpres dan negeri. Sedangkan kami guru swasta juga mencerdaskan kehidupan bangsa. Kita minta langsung diangkat saja jadi ASN. Tidak perlu pakai tes lagi," keluhnya.

Halaman
123
Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved