Berita Sikka

Pasca Eksekusi Tanah! BPN Sikka Batalkan Sertifikat Tanah Florianus

Badan Pertanahan Nasional (BPN)/ATR Kabupaten Sikka egera mengajukan permohonan pembatalan sertiikat tanah milik Florianus Nong Sina.

Pasca Eksekusi Tanah! BPN Sikka Batalkan Sertifikat Tanah Florianus
POS-KUPANG.COM/EGINIUS MO’A
Eksekusi pengosongan rumah dan tanah, Kamis (1/11/2018) di RT 04/RW 03, Desa Waiara Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Laporan Wartawan  Pos-kupang.com,Eginius Mo’a

POS-KUPANG.COM, MAUMERE---  Badan  Pertanahan  Nasional   (BPN)/ATR   Kabupaten  Sikka  di  Pulau   Flores,  Propinsi Nusa  Tenggara  Timur   (NTT)  segera mengajukan  permohonan pembatalan sertiikat   tanah milik  Florianus  Nong Sina.   

Pembatalan dilakukan setelah eksekusi  pengosongan  tanah  dan  rumah   Florianus  di Desa  Waiara,  Kecamatan Kewapante,   7  Km  arah  timur  Kota Maumere,  Kamis    (1/11/2018)  dimenangkan  Vinsensius  Lerang.

Baca: Inspektorat Manggarai Timur Janji Tuntaskan Kasus PLTMH Rp 613 Juta di Desa Paan Waru

“Segera  kami  ajukan  semua  bukti,  dan yang paling utama adalah  salinan putusan  ‘incrah’  (kekuatan  hukum tetap)    ke Kantor  Wilayah (Kanwil)  BPN NTT  untuk  pembatalan sertifikat,” kata  Kepala Badan Pertanahan/ATR   Sikka, Vivi Ganggas,  kepada  wartawan  Jumat  (2/11/2018)  di Maumere.

Sertiifikat   tanah milik   Florianus  diterbitkan  BPN/ATR   Sikka tahun  2014 melalui Prona dengan sendirinya  gugur  setelah adanya putusan banding  dari  PT NTT  dalam  perkara perdata dimenangkan Vinsensius Lerang. Sertifikat  pertama  dimiliki  oleh  Ny.   Vinsensius Lerang diterbitkan  tahun 1990.

BPN/ATR  Sikka menjadi pihak turut   tergugat dalam perkara  perdata  tahun  2017 digugat  oleh  Vinsensius. 

Menurut  Vivi,  dalam  setiap perkara perdata tanah, BPN selalu  menjad  turut tergugat ke pengadilan   sekaligus  menjadi  pembuktian atas semua  dokumen  penerbitan  sertifikat. *)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved