Demi Kebersihan Pasar, Walikota Kupang Akan Mengambil Langkah Tegas Seperti Ini

Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore mengatakan, pemkot sudah membentuk tim gerakan anti-plastik. Selain

Demi Kebersihan Pasar, Walikota Kupang Akan Mengambil Langkah Tegas Seperti Ini
POS KUPANG/DION KOTA
ilustrasi 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Sejumlah kepala daerah mendukung gerakan kebersihan yang dicanangkan Gubernur NTT. Pemerintah kabupaten/kota menindaklanjutinya dengan membentuk tim kebersihan.

Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore mengatakan, pemkot sudah membentuk tim gerakan anti-plastik. Selain itu, mengistruksikan jajaran kebersihan fokus pada pembersihan jalan-jalan dan sarana umum termasuk pasar-pasar.

"Pasar yang notabene tempat transaksi harus bersih dan tidak boleh becek. Pemkot sudah membuat surat edaran bahwa di pasar-pasar tradisional tidak boleh becek. Kalau ditemukan becek, maka pimpinan langsung dipecat," tegas Jefri.

Baca: Lion Air Jatuh : VIDEO Jasad Seorang Penumpang Lion Air JT 610 Yang Masih Duduk Di Kursi

Baca: Sesi I Ujian CPNS Sumbar Tak Ada Peserta Yang Lulus

Baca: Begini Kondisi Toilet pada Kantor-kantor Instansi Pemerintah di Provinsi NTT

Selain itu, ASN dan lurah di masing-masing kelurahan membuat perlombaan kebersihan. Lurah yang kelurahannya bersih akan dapat mobil dinas. Di setiap kelurahan akan tanam 1.000 pohon sepe, kelor, trambesi dan ketapang kencana.

Upaya mewujudkan kebersihan juga melibatkan pihak sekolah. Setiap Sabtu semua siswa dan guru dari SD sampai SMP membersihkan lingkungan sekolah dan tempat-tempat umum. "Jika tidak laksanakan maka maka kepala sekolah langsung dicopot," ujarnya.

Menurutnya, Pemkot Kupang sudah menganggarkan pengadaan ribuan tempat sampah. Setelah bak sampah sudah ada maka orang yang membuang sampah sembarang dikenakan denda. Sedangkan yang melaporkan orang membuang sampah dapat hadiah. "Kita akan membuat revolusi untuk kebersihan kota, begitu juga penataan taman dan lampu-lampu jalan," ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Kupang mendukung penuh instruksi Gubernur NTT.
Pelaksana Tugas (Pt) Bupati Kupang, Korinus Masneno mengatakan, segera membentuk Dinas Kebersihan dan Pertamanan yang bertugas khusus memperhatikan kebersihan lingkungan.

"Saya perintahkan semua pimpinan OPD sampai ke kecamatan dan desa untuk jaga kebersihan. Mereka harus lakukan kegiatan ini sebagai kebiasaan tidak hanya karena ada instruksi. Ini sebagai gerakan moral bahwa kebersihan merupakan kebutuhan yang wajib dilaksanakan," kata Korinus.

Wakil Bupati Sumba Barat, Marthen Ngailu Toni, SP menegaskan, semua OPD beserta ASN wajib menjadi teladan hidup bersih. Dengan begitu, warga secara perlahan-lahan akan meniru pola hidup bersih.

"Semua itu kita lakukan untuk menyambut Sumba Barat sebagai destinasi wisata. Kebersihan tersebut akan memberi kenyamanan bagi setiap wisatawan yang mengunjungi daerah ini," katanya.

Halaman
12
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved