Berita NTT

Mau Lobi Jabatan Lewat Istrinya, Gubernur NTT Viktor Laiskodat Bilang Begini

Mau lobi-lobi jabatan melalui istrinya, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat langsung bilang begini.

Mau Lobi Jabatan Lewat Istrinya, Gubernur NTT Viktor Laiskodat Bilang Begini
net
Gubernur NTT, Viktor B Laiskodat 

POS-KUPANG.COM - Mau lobi-lobi jabatan melalui istrinya, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat langsung bilang begini.

Gubernur Viktor berjanji akan intens melakukan reformasi birokrasi di wilayah itu.

Viktor akan memilih aparatur sipil yang berkompeten dan berkualitas bagus untuk menduduki jabatan eselon di lingkup Setda NTT, dengan metode sistem merit.

Baca: Usai Menikah, David Nurbianto Permalukan Raditya Dika Gara-Gara Uang Kondangan

Baca: Ramalan Zodiak 23 Oktober 2018, Kesehatan Capricorn Menurun, Gemini Jadi Pusat Perhatian

Sistem merit adalah proses mempromosikan dan mempekerjakan pegawai pemerintah, berdasarkan kemampuan mereka untuk melakukan pekerjaan, bukan pada koneksi politik mereka.

Dia akan meninjau kembali jabatan birokrasi yang ada, untuk mendapatkan pejabat yang profesional dengan sistem seleksi jabatan, agar tercipta peluang yang sama bagi setiap aparatur sipil untuk berkompetisi dalam mengembangkan karyanya.

"Tidak ada lobi jabatan melalui istri, anak atau keluarga saya," tegas Viktor dalam rapat paripurna istimewa DPRD NTT, di Kupang, Senin (10/9/2018).

"Yang pilih Viktor atau tidak, itu tidak ada urusan. Suku yang sama dengan Viktor itu tidak ada urusan. Agamanya sama pun tidak ada urusan. Selama dia profesional berkomitmen untuk visi ini, maka kita akan pakai," tegas Viktor.

Baca: Ternyata Begini Cara RM BTS Berlatih Pidato Untuk Rapat PBB, Member Lain Juga Ikutan Sibuk

Baca: Waspada Membonceng Anak Kecil Di Depan Saat Naik Motor Matic, Ini Bahayanya

Viktor juga akan menciptakan birokrasi baru yang efektif, efisien, produktif dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

Ke depan lanjut mantan ketua Fraksi Partai Nasdem DPR RI itu, struktur yang gemuk akan dikecilkan dengan tujuan agar fungsinya lebih besar.

Dengan postur birokrasi yang ramping dan kaya fungsi, sehingga bisa efektif dan efisien dalam melayani masyarakat dan juga memungkinkan ruang fiskal menjadi lebih besar porsinya, dengan dialihkan ke belanja publik.

Menurut Viktor, dengan kondisi ekonomi negara yang memprihatinkan saat ini, dia meminta semua perangkat daerah agar memangkas belanja makan minum, belanja perjalanan dinas dan alat tulis kantor.

Baca: Ibu Main Handphone, Balita Jatuh Masuk Kolong Kereta Api, Peringatan Bagi Para Ibu

Baca: Zodiak Paling Setia Dan Zodiak Yang Doyan Selingkuh, Lihat Kamu dan Pasangan Di Urutan Mana

Saat Turun Desa Pemborosan keuangan negara itu, sebut Viktor, justru hanya dinikmati oleh birokrasi saja.

"Pembangunan kantor dan pembelian mobil dinas baru harus dihentikan agar anggaran belanja lebih berkarakter populis. Saya minta aparatur bertobat dalam permainan anggaran proyek untuk mencari keuntungan. Kita harus jujur dan tulus melayani rakyat secara profesional," tegasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gubernur NTT: Tidak Ada Istilah Lobi Jabatan melalui Istri Saya", 

Editor: OMDSMY Novemy Leo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved