Selasa, 21 April 2026

Berita Kabupaten Kupang Terkini

Kornelia Litik Sebut Kebakaran Rumahnya Sebagai Cobaan Hidup

Kornelia Litik, istri dari Yakob Boys yang menjadi korban rumahnya terbakar tidak menyangka mengalami musibah ini.

Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Edi Hayong
Kepala BPBD Kupang, Charles Panie menyerahkan bantuan darurat kepada Yakob Boys, warga RT 10, RW 05, Desa Mata Air, yang rumahnya terbakar, Kamis (18/10/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM | MATA AIR - Kornelia Litik, istri dari Yakob Boys yang menjadi korban rumahnya terbakar di RT 10, RW 05, Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, tidak menyangka mengalami musibah ini.

Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga pula dimana baru dua pekan bapak kandungnya meninggal dunia dan kini rumah sederhana mereka terbakar.

Kornelia Litik kepada POS-KUPANG.COM di Desa Mata Air, Minggu (21/10/2018) menceritrakan, saat kejadian itu dirinya bersama suami dan beberapa anak berada di Bimoku karena bapak kandungnya meninggal dunia. Saat kejadian itu ada juga anak mereka di rumah sedang menonton televisi. Tiba-tiba anaknya melihat ada percikan api di sudut rumah dan secepat kilat merambat.

Baca: Suzuki Mobil Larantuka Bagi-bagi Hadiah Kepada Nasabah

"Waktu itu anak saya telepon bilang, pulanh dulu karena ada masalah di rumah. Saya tidak pikir soal rumah terbakar karena anak dong bilang cuma ada masalah. Waktu masuk di daerah persawahan saya lihat banyak orang di rumah dan lihat asap. Saya dan suami cuma bisa tahan airmata karena rumah terbakar rata tanah," ujar Litik dengan nada sedih.

Baca: Empat KK Korban Bencana Angin di Sumba Timur Terima Bantuan Emergency

Menurut Litik, kejadian ini merupakan ujian dan cobaan dari Tuhan karena saat ini mereka mengalami dua kejadian yang tidak pernah terpikirkan. Mereka baru saja menguburkan bapak kandungnya dan belum genap dua pekan muncul kejadian rumah terbakar.

"Kami sudah 11 malam mete bapak kandung meninggal. Saya ini tidak pernah buat orang susah. Tidak pernah gosip orang. Tapi ini mungkin cobaan buat kami sekeluarga. Kami terima kasih bapak desa dan warga datang lihat kami juga dari pemda datang bawa bantuan darurat untuk kami," jelas Litik.

Untuk diketahui, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kupang telah menyerahkan bantuan darurat korban bencana kebakaran rumah di Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah.

Penyerahan ini dilakukan Kepala BPBD Kupang, Charles Panie diterima Kepala Desa Mata Air, Beni Kanuk untuk selanjutnya diberikan ke korban, Yakob Boys warga RT 10, RW 05, Desa Mata Air.

Disaksikan POS-KUPANG.COM di Desa Mata Air, Jumat (19/10/2018), kehadiran Kepala BPBD Kupang, Charles Panie didampingi pula anggota DPRD Kabupaten Kupang, Sofia Malelak de Haan diterima Kades Mata Air dan Yakob Boys sekeluarga. Charles kemudian menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran.

Menurut Charles, bantuan yang diberikan memang tidak seberapa tetapi ini menunjukan pemerintah hadir meringankan beban hidup keluarga Yakob Boys. Dia berharap dengan bantuan darurat ini bisa meringankan beban penderitaan korban kebakaran.

Sofia Malelak pada kesempatan inipun menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas kejadian yang dialami Yakob Boys sekeluarga.

Bantuan ini memang tidak seberapa tetapi ini menunjukan pemerintah Kabupaten Kupang tidak membiarkan warganya menderita.

"Jangan dilihat bentuk bantuannnya yang sedikit. Ini wujud perhatian pemerintah. Saya mengharapkan para korban kebakaran melihat peristiwa ini sebagai permenungan," kata Sofia.

Untuk diketahui, pasca sehari kejadian kebakaran rumahnya Yakob Boys, Kamis (18/10/2018) sekitar pukul 14.22 Wita, Kepala Desa, Beni Kanuk langsung turun tangan.

Kades Beni mengerahkan warga bergotong royong mendirikan bangunan baru pada fondasi rumah milik korban yang sudah tersedia. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved