Berita Kabupaten TTS
TNI dan Masyarakat Fatukoko Berburu Dengan Waktu Rampungkan Program TMMD
masyarakat yang sudah bercampur dengan anggota TNI langsung bergerak menuju sasaran program sesuai dengan pembagian tugas.
Penulis: Dion Kota | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Dion Kota
POS-KUPANG.COM| SOE – Pelaksanaan program TMMD ke-103 di Desa Fatukoko, Kecamatan Mollo Barat menyisahkan 25 hari lagi, sebelum ditutup. Program pembukaan jalan baru sepanjang 1,2 KM, pemasangan jaringan perpipaan sepanjang 1,5 Km, program lantainisasi dan pembangunan jamban sehat harus segera dirampungkan.
TNI dan Masyarakat Desa Fatukoko dipaksa berburu dengan sisa waktu yang semakin singkat. Sisa waktu 25 hari ternyata menjadi pelecut semangat masyarakat Desa Fatukoko dan anggota TNI untuk bekerja ekstra guna merampungkan empat sasaran dalam TMMD tahun ini.
Pukul 06.30 Wita masyarakat Desa Fatukoko sudah mulai berdatangan ke lapangan sepak bola Desa Fatukoko guna berkumpul dan mendapatkan arahan dari TNI tentang item pekerjaan dan pembagian tugas.
Baca: Sedot Lemak Berujung Petaka, Bokong Wanita Ini Alami Nasib Tak Diduga-duga
Baca: 10 Manfaat Komsumsi Beras Merah, Salah Satunya Kurangi Risiko Diabetes
Baca: Ritus Ke Laut, Cara Warga Pemana Nyatakan Syukur
Baca: Mereka Jual Kontrasepsi dan Alat Bantu Seks Admin Grup Gay di Facebook Ditangkap
Usai mendengarkan arahan dan pembagian kerja, masyarakat yang sudah bercampur dengan anggota TNI langsung bergerak menuju sasaran program sesuai dengan pembagian tugas.
Tak terlihat sama sekali adanya sekat pemisah antara anggota TNI dan masyarakat Desa Fatukoko dalam melaksanakan program TMMD. Baik anggota TNI maupun masyarakat tak sungkan untuk membalik campuran guna pembukaan lantai untuk warga yang rumahnya masih beralas tanah.
Hal sama juga terlihat di lokasi pembukaan jalan baru. Usai alat berat membelah bukit kabur untuk akses jalan, nampak anggota TNI dan masyarakat terlihat kompak membesihkan sisa-sisa tanah putih yang belum sempat dibersihkan alat berat.
Di lokasi pemasangan jaringan perpipaan air bersih, anggota TNI dan masyarakat bahu membahu mengumpulkan material bangunan (pasir dan batu,red) dari kali untuk digunakan sebagai bahan pembangunan bak penampungan air.
Dandim 1621 TTS Letkol Cpn Rhino Charles Tuwo yang juga menjabat sebagai Dansatgas TMMD ke-103 di Kabupaten TTS langsung melakukan pemantauan di lapangan.
Dirinya terus memberikan motivasi kepada anggota TNI dan masyarakat untuk bekerja maksimal guna merampungkan empat sasaran dalam TMMD tahun ini. Rhino juga sering terlihat asyik berbincang dengan masyarakat saat melakukan pemantauan progress pelaksanaan program.
" Untuk pembukaan jalan baru kita menggunakan bantuan alat berat untuk mengikis punggung bukit guna pembukaan akses jalan. Progressnya juga sangat baik karena sudah mencapai sekitar 95 persen. Untuk program lantainisasi sudah 10 rumah yang rampung kita kerjakan. Saat ini kita sedang mengejar perampungan pembangunan bak air guna dipasang jaringan perpipaan untuk mendistribusikan air bersih ke pemukiman.
Sejauh ini belum ada hambatan dan kita optimis bisa menyelesaikan empat target TMMD tahun ini dari kurun waktu 30 hari," ungkap Rhino dengan nada optimis saat ditemui pos kupang, Sabtu ( 20 / 10 / 2018) di seputaran Kota Soe. (*)
4. Nampak warga Desa Fatukoko bersama anggota TNI sedang berkumpul di kali guna mengumpulkan pasir dan batu untuk digunakan sebagai bahan pembangunan bak penambangan air.
Dikirim dari ponsel cerdas BlackBerry 10 saya dengan jaringan Telkomsel.
4 Lampiran
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/tmmd_20181020_101012.jpg)