Berita Kabupaten Ende Terkini

62 Desa di Ende Punya Tim Siaga Bencana! Desa Lainnya Belum Miliki Tim

berbagai bencana alam yang terjadi di daerah lain seperti yang baru-baru ini terjadi di NTB dan Palu hendaknya menjadi peringatan

62 Desa di Ende Punya Tim Siaga Bencana! Desa Lainnya Belum Miliki Tim
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
Kepala BPBD Kabupaten Ende, Albert Yani.

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM,ENDE---Di Ende saat ini baru ada 62 desa dari 255 desa yang ada di Kabupaten Ende yang telah memiliki tim siaga bencana padahal sesuai dengan regulasi semestinya harus sudah ada 102 desa dan bila perlu semua desa memiliki tim siaga bencana karena mengingat Kabupaten Ende dikategorikan sebagai daerah rawan bencana.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Alam Daerah (BPBD) Kabupaten Ende, Albert Yani mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com, Kamis (18/10/2018) di Ende.

Albert mengatakan, mengingat desa-desa maupun kelurahan di Kabupaten Ende rentan akan bencana alam maka sudah saatnya desa maupun kelurahan dibentuk tim siaga bencana alam sebagai langkah antisipasi maupun advokasi juga pemulihan terjadinya bencana.

Baca: Tim Pakem Identifikasi Dugaan Ajaran Menyimpang di TTS

Namun demikian dari 255 desa yang ada di Kabupaten Ende tercatat baru 65 yang telah memiliki tim siaga bencana dari yang seharusnya 102 desa karena mengingat 102 desa tersebut masuk dalam kategori sangat rawan bencana alam.

Albert mengatakan bahwa Kabupaten Ende saat ini memiliki 11 jenis bencana alam dari 13 jenis bencana alam secara nasional seperti gempa bumi juga longsor ataupun kebakaran maupun gelombang pasang juga kebakaran serta kekeringan dan gunung meletus.

Dikatakan untuk mengantisipasi bencana alam yang ada di Kabupaten Ende ujar Albert tidak semata-mata menjadi tanggungjawab pemerintah namun juga dibutuhkan peran serta dari semua elemen yang ada baik itu LSM juga masyarakat maupun perguruan tinggi serta sekolah.

Albert mengatakan berbagai bencana alam yang terjadi di daerah lain seperti yang baru-baru ini terjadi di NTB dan Palu hendaknya menjadi peringatan bagi semua elemen yang ada di Kabupaten Ende untuk secara bersama-sama bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam di Kabupaten Ende.

“Yang namanya bencana alam seperti gempa maupun tsunami sejauh ini memang belum bisa diprediksi maka yang harus dilakukan saat ini adalah tetap bersiaga mengantisipasi agar tidak menjadi korban bencana alam,”kata Albert.

Albert mengatakan bahwa terkait dengan bencana alam tidak semata-mata melakukan upaya penanggulangan pasca bencana karena yang utamanya adalah upaya advokasi sebelum terjadi bencana seperti memberikan penyadaran kepada masyarakat agar terbangkit kesadaran sehingga tidak menjadi korban bencana alam ketika terjadi becnana.

Baca: Ketua DPD Gerindra NTT Minta Kader Jujur Kelola Dana Bantuan Pemerintah

“Upaya-upaya yang dilakukan adalah seperti memberikan penyadaran kepada masyarakat untuk tidak mendirikan rumah atau bangunan dekat dengan bantaran kali maupun di tebing agar tidak menjadi korban banjir juga longsoran,”kata Albert.

Hal lainnya adalah memberikan pemahaman kepada warga agar yang memiliki rumah di pinggir pantai hendaknya harus bisa membaca tanda-tanda alam bakal terjadi tsunami pasca gempa ataupun terjadi gelombang pasang,ujar Albert. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved