Breaking News:

Berita Kabupaten Malaka Terkini

Romo Naris: Ibu-ibu Harus Meneladani Bunda Maria

Pastor Paroki Weoe, Romo Apolonaris Bouk, Pr meminta ibu-ibu di paroki Weoe agar bisa meneladani Bunda Maria.

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Teni Jenahas
Pastor Paroki Weoe, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka, Romo Apolonaris Bouk, Pr saat mengkotbah pada misa syukur pelepasan arca patung Bunda Maria, Selasa (16/10/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM | BETUN - Pastor Paroki Weoe, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka, Provinsi NTT, Romo Apolonaris Bouk, Pr meminta ibu-ibu di paroki Weoe agar bisa meneladani Bunda Maria. Ibu-ibu mesti belajar dari Maria dalam hal menjaga dan merawat kehidupan keluarga.

Hal itu dikatakan Romo Naris, saat memimpin misa syukur pelepasan arca Bunda Maria menuju Paroki Webrimata, di Weoe, Selasa (16/2018). Menurut Romo Naris, Bunda Maria telah mengunjungi umat Paroki Weoe selama empat hari sejak tanggal 12 Oktober 2018.

Sejak diterima pertama di lingkungan Taaba hingga hari keempat di pusat paroki Weoe, seluruh umat antusias menjemput arca bunda dengan berdoa, tarian bidu, likurai dan tebe. Semuanya itu baik dan bagus karena perarakan arca Bunda Maria ini dilakukan dua tahun sekali sehingga pantas untuk dimeriahkan kedatangan sang Bunda.

Baca: Test CPNS di Sikka Gunakan Laboratorium Komputer SMKN 1 Maumere

Selain kemeriahan tersebut, lanjut Romo Naris, umat Paroki Weoe juga harus memaknai kehadiran Bunda Maria selama empat hari di Paroki Weoe.

Ketika penyambutan yang dilakukan umat sangat baik dan bagus, maka diharapkan umat sendiri harus baik dan bagus. Artinya umat mesti bagus dan baik dalam bertindak, bertutur kata, saling mengasihi dan mewartakan kedamaian bagi sesama.

Baca: Bos Lippo Group Billy Sindoro Ditahan, Setelah 15 Jam di Gedung KPK

Dengan demikian, kehadiran Bunda Maria di Paroki Weoe membawa berkat bagi umatnya. Umat mesti memaknai tema yang diangkat dalam perayaan tersebut yakni, Inilah Ibu Mu.

Ketua DPP Paroki Weoe, Wenslaus Seran pada kesempatan itu menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh umat yang sudah berperan aktif menyambut kedatangan patung Bunda Maria di Paroki Weoe. Dikatakannya, perarakan patung di wilayah Paroki Weoe sangat luar biasa dan sudah diakui panitia perarakan besar tingkat dekenat Malaka.

Umat paroki Weoe sangat antusias dan semangat untuk melakukan penjemputan, mengikuti perarakan hingga selesai dan juga berdoa terus menerus di tempat pentahtaan patung. Bahkan di wilayah paroki Weoe, banyak ibu-ibu yang semangat memikul arca patung.

Pantauan POS-KUPANG.COM, misa pelepasan arca patung Bunda Maria dilaksanakan di Gua Maria Paroki Weoe yang dipimpin pastor Paroki Romo Apolonaris Bouk, Pr. Misa dihadiri ratusan umat. Setelah misa dilanjutkan dengan perarakan arca patung Bunda Maria menuju Paroki Webrimata. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved