Berita NTT
IAP NTT Hadir Mendukung Pembangunan Tata Ruang Kota/Kabupaten
penyelenggaraan kegiatan sarasehan merupakan kegiatan bersama Kanwil ATR/BPN Provinsi NTT dan Dinas PUPR Provinsi NTT.
Penulis: Ferry Ndoen | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Ferry Ndoen
POS KUPANG.COM, KUPANG - Komisariat Provinsi NTTt Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP) akan menggelar Sarasehan Hari Tata Tuang Nasional tahun 2018 dengan tema; "Pemimpin, Politik & Tata Ruang"
"Dalam rangka memperingati Hari Tata Ruang Nasional Tahun 2018, Pengurus Komisariat Provinsi Nusa Tenggara Timur Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP) akan menyelenggarakan kegiatan Sarasehan Nasional dengan tema "PEMIMPIN, POLITIK & TATA RUANG" pada tanggal 6 November 2018 bertempat di Hotel Aston Kupang, " jelas Ketua Komisariat Provinsi NTT Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP), Nara Laurensius, ST, MT, dalam acara jumpa pers, di Canteen Resto and Cafe, Jalan Supul No. 2, Kelurahan Nefonaek, Perumnas, Kota Kupang.
Hadir dalam Konferensi Pers, Ketua panitia pelaksana Sarasehan Nasional dengan tema "Pemimpin, Politik & Tata Ruang" Micky Natun, ST, Msi, Sekretaris Komisariat Provinsi NTT IAP, Leonardus Manggol, ST, MPlan, Ketua Bidang Kerja Sama Komisariat Provinsi NTT IAP, Tanda Sirait, ST, MURP, dan Wakil Sekretaris Panitia Sarasehan, Victor Rairutu, ST.
Nara Laurensius menjelaskan, penyelenggaraan kegiatan sarasehan merupakan kegiatan bersama Kanwil ATR/BPN Provinsi NTT dan Dinas PUPR Provinsi NTT.
Hal ini telah dikoordinasikan oleh Pengurus Komisariat Provinsi NTT (IAP) dengan Kepala Kanwil ATR/BPN Provinsi NTT, Slameto Dwi Martono, SH, MH dan Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT, Ir. Andre W Koreh, MT, sebagai leading sector Penataan Ruang di Provinsi NTT.
Menurut Nara Laurensius, tujuan dari pelaksanaan sarasehan ini adalah mengadvokasi para pemimpin daerah di Provinsi NTT dalam memberikan kepemimpinan politik dan memahami sektor Penataan Ruang dalam rangka mendorong pembangunan ekonomi dengan mengetengahkan skala ekonomi wilayah
Selain itu, adanya aglomerasi, meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan, memperkuat hubungan kota-desa dan adaptasi terhadap dampak perubahan iklim, mengurangi risiko bencana dan intensitas penggunaan energi, mengatasi kesenjangan sosial dan tata ruang dan memajukan kohesi wilayah dan kesaling-lengkapan pada daerah, baik yang berkembang maupun yang sedang mengalami Kemerosotan
Micky Natun, ST, MSi, selaku Ketua Panitia Sarasehan Hari Tata Ruang Nasional Tahun 2018, menjelaskan bahwa kegiatan ini sangat istimewa karena inilah kali pertama para pemangku kepentingan dalam Penataan Ruang Wilayah dan Kota tingkat nasional hadir bersama pemimpin daerah di Provinsi NTT untuk mendiskusikan secara khusus mengenai dinamika perencanaan spasial untuk mewujudkan ruang yang layak huni dan layak Investasi di Provinsi NTT.
Micky Natun menjelaskan, narasumber yang dihadirkan dalam Sarasehan Nasional nanti, adalah Ketua Komisi V DPR RI, Ir. Fary Djemy Francis, M.M.A. Wakil Gubernur Provinsi NTT , Drs. Josef Nae Soi, M.M.
Juga, Direktur Jenderal Tata Ruang ATR/BPN , Dr. Ir. Abdul Kamarzuki, M.P.M; Walikota Kupang, Dr. Jefirstson Riwu Kore, MM, MH; Bupati Flores Timur ,Antonius H.G. Hadjon, ST ; dan Ketua Umum Pengurus Nasional IAP Ir. Bernadus Djonoputro, IAP.
Sedangkan panelis yang akan dihadirkan, yaitu Guru Besar Ekonomi Pembangunan UKSW Salatiga Prof. Daniel D. Kameo, SE, MA, PhD, Akademisi Prodi Kajian Pengembangan Perkotaan Universitas Indonesia Dr. Phil. Hendricus Andy Simarmata, ST, M.Si, Ekonom UKAW Kupang Dr. Frits O Fangidae, M.Si, MEP; dan sebagai Moderator adalah Ir. Juniar Ilham Pramukadianto, MT, IAP-Ketua BSLS PN-IAP Indonesia.
Panitia Sarasehan Nasional Hari Tata Ruang Nasional Tahun 2018 turut mengundang para bupati dan walikota se-Provinsi NTT, Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Provinsi Jawa Barat, Gubernur Jawa Tengah, Gubernur Jawa Timur, Gubernur Bali, Gubernur NTB, Gubernur Maluku Utara, Walikota Surabaya serta lintas pemangku kepentingan serta masyarakat umum di Provinsi NTT.
Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP) adalah organisasi profesi perencanaan wilayah dan kota tertua dan terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara, didirikan pada tahun 1971, beranggotakan lebih dari 2.500 perencana wilayah dan kota, dengan ±1.500 diantaranya adalah perencana bersertifikat LPJKN. Anggota IAP tersebar di seluruh provinsi di Indonesia, dan telah terbentuk 26 kepengurusan provinsi.
"Pengurus Komisariat Provinsi Nusa Tenggara Timur Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP) telah diberikan mandat oleh Pengurus Nasional IAP tanggal 9 Agustus 2018 dengan Anggota saat ini berjumlah 171 orang yang tersebar di Kabupaten/Kota se-NTT," tambah Micky Natun yang juga Ketua Harian Pengprov Taekwondo NTT.
Sekretaris panitia sarasehan Hari Tata Ruang Nasional Tahun 2018 tingkat Provinsi NTT, Leonardus Manggol, ST, M.Plan, pada kesempatan itu, menambahkan NTT memiliki begitu banya ahli planolog tata ruang. Namun masih banyak pengambil kebijakan di wilayah ini yang masih suka mengambil tenaga dari luar wilayah NTT.
"Kita ambil tenaga ahli tata ruang dari luar NTT yang tidak memahami karakter NTT. Akibatnya, mereka hanya datang dua sampai tiga hari saat melakukan survei di lapangan untuk membuat sebuah perencnaan untuk 20 tahun ke depan. Ini menjadi kurang logis. Padahal begiktu banyak ahli perencanaan asli putra Flobamora yang lebih memahami karakter filosofi NTT yang bisa diberdayakan karena bis berbulan-bulan di lapangan melakukan survei untuk menghasilkan sebuah perencanaan yang lebih mondial tentang perencanan tata ruang," ujarnya.