Berita Kabupaten Ende

Meskipun Harga Cengkeh Turun Warga Desa Uzuroro Terpaksa Jual

Kalau emas atau tanah kita simpan semakin lama tentu harganya terus naik namun kalau cengkeh kita simpan justru semakin lama menyusut m

Meskipun Harga Cengkeh Turun Warga Desa Uzuroro Terpaksa Jual
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
Kades Uzuroro, Damianus Nangge 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM,ENDE--- Para petani di Desa Uzuroro, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende saat ini terpaksa menjual cengkeh meskipun harganya masih dibawah harga standar karena untuk memenuhi kebutuhan hidup yang mendesak.
Kepala Desa Uzuroro, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende, Damianus Nangge mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com, Senin (15/10/2018).

“Kalau emas atau tanah kita simpan semakin lama tentu harganya terus naik namun kalau cengkeh kita simpan justru semakin lama menyusut maka meskipun harganya masih dibawah standar para petani terpaksa menjualnya,”kata Damianus.

Baca: Ini Pesan Wagub NTT kepada Wisudawan STKIP Citra Bakti Ngada

Damianus mengatakan bahwa harga cengkeh mengalami penurunan mungkin karena saat ini tengah memasuki musim panen namun demikian dia berharap agar harga cengkeh kembali stabil seperti waktu sebelumnya yang bisa menembus sampai Rp 100 ribu hingga Rp 125 Ribu.

Damianus mengatakan bahwa kalau seandainya saja warga memiliki modal yang cukup maka warga bisa saja langsung membawanya ke Surabaya atau tempat pengepul lainnya dengan harapan agar harganya lebih tinggi dibandingkan kalau para pedagang langsung mengambalnya ke para petani di kebun. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved