Kamis, 7 Mei 2026

Berita Kabupaten Kupang Terkini

Kerinduan Jemaat Betesda Buraen-NTT Selama 7 Tahun Terjawab

Harapan dan kerinduan Jemaat Betesda, Desa Buraen, Kecamatan Amarasi Selatan untuk memiliki gedung Gereja permanen akhirnya

Tayang:
Penulis: Edy Hayong | Editor: Ferry Ndoen
istimewa
Wakil Gubernur NTT, Joseph Nae Soi ketika meresmikan gereja Betesda Buraen, Kabupaten Kupang, Jumat (12/10/2018) 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong

POS KUPANG.COM I OELAMASI---Harapan dan kerinduan Jemaat Betesda,  Desa Buraen,  Kecamatan Amarasi Selatan untuk memiliki gedung Gereja permanen akhirnya terwujud.

Sejak peletakan batu pertama oleh Wakil Gubernur NTT ketika itu, Ir. Esthon Foenay tanggal 5 Agustus 2011 atau sepanjang waktu 7 tahun dikerjakan, akhirnya gedung gereja yang menelan anggaran Rp Rp. 2.016.262.000,- dapat diselesaikan dan  diresmikan serta ditahbiskan  Ketua Sinode GMIT Merry Kolimon dan Wakil Gubernur NTT,  Joseph Nae Soi didampingi Wakil Bupati Kupang, Korinus Masneno dan sesepuh masyarakat NTT, Esthon Foenay, Jumat (12/10/ 2018).

Dalam siaran Pers Humas Setda Kabupaten Kupang yang dikirim ke POS KUPANG.COM, Minggu (14/10/2018) dituliskan,  Ketua Panitia Pembangunan, Robertus Tnunay menegaskan bahwa pergumulan membangun Gereja dimulai sejak tahun 2010 dan akhirnya diwujudkan dengan peletakan batu pertama pembangunan

pada tanggal 5 Agustus 2011 oleh Wagub NTT saat itu,  Esthon Foenay. Dengan semangat dan kerja sama dan keinginan yang kuat membangun rumah Tuhan, proses pembangunan yang memakan biaya Rp. 2.016.262.000,- dapat diselesaikan. Jangka waktu pengerjaan dijelaskan,  Tnunay memakan waktu 7 tahun, 2 bulan, dan 7 hari.
 

Wakil Gubernur NTT Dr.Josef Nae Soi, MM dalam sambutannya memberikan apresiasi atas kerja sama dan kesungguhan jemaat Betesda untuk membangun Gedung Rumah Tuhan.

Dirinya menjelaskan satu istilah yang populer di zaman Yunani Kuno yang menyatakan kita harus kuat dalam iman, dan teguh dalam penderitaan. Proses pembangunan yang memakan waktu lama dan biaya yang besar dapat diatasi dan diselesaikan dengan baik.

Wagub Nae Soi yakin usaha dan jerih lelah panitia dan jemaat dalam membangun Gedung ini diperhitungkan Tuhan. pada kesempatan tersebut dirinya juga mengajak semua masyarakat untuk terus membangun kesehatiaan, bergandengan tangan dalam mewujudkan NTT yang lebih baik salah satunya lewat pembangunan SDM.

"Gedung boleh megah, tapi iman dan kualitas diri perlu ditingkatkan. Saya studi di Belanda, gereja di Eropa banyak yang kosong dan tidak ada org lagi, ini tidak boleh terjadi di NTT. Mari kita bangun gedung sebagai fisiknya tapi juga bangun SDM yang beriman lewat fasilitas dan pelayanan yang ada," Pinta  Nae Soi.

Dalam kesempatan tersebut dirinya menyatakan juga tekad yang kuat bersama Gubernur Viktor untuk membangun NTT bangkit dari keterpurukan, kemiskinan, keterbelakangan.

Mewujudkan masyarakat NTT yang sejahtera lahir dan bathin. "Banyak Gereja yang belum dilewati oleh jalan yang baik, makanya kami datang untuk kita buat jalan, jalan, listrik dan air. Kita bangkitkan NTT lebih baik dari waktu ke waktu.

Ketua Majelis Sinode GMIT, Meri Kolimon mengucapkan selamat kepada jemaat Betesda yang sudah memiliki gedung Gereja baru. Dikatakannya bahwa didalam Tuhan jerih payah tidak sia-sia. Tuhan memberkati jemaat, para donatur, atas usaha dan pekerjaan membangun gedung gereja ini.

"Kita tidak hanya membangun gedung dan bangunan saja tetapi yang terpenting ialah membangun sumber daya manusia yang berkualiatas dan beriman," pesan Kolimon. (*)


Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved