Berita Lembata

Ini Keluhan Siswa Soal Uang Foto Pas! Kepsek Bilang Biaya Harus Murah

Saya sudah minta agar biaya foto pas tidak boleh terlalu mahal, sebab memberatkan. Cari saja tukang foto yang berbiaya terjangkau

Ini Keluhan Siswa Soal Uang Foto Pas! Kepsek Bilang Biaya Harus Murah
Pos Kupang.com/Frans Krowin
Kepala SMA Negeri 1 (SMANSA) Lewoleba, Bachtiar Aziz 

POS KUPANG.COM/FRANS KROWIN
TANDA TANGAN -- Kepala SMA Negeri 1 Lewoleba, Bachtiar Aziz saat menandatangani berkas administrasi sekolah itu, Senin (8/10/2018).

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Frans Krowin

POS KUPANG.COM, LEWOLEBA -- "Saya sudah minta agar biaya foto pas itu tidak boleh terlalu mahal, sebab nantinya memberatkan. Cari saja tukang foto yang berbiaya terjangkau tapi kualitas gambarnya bagus. Makanya biaya foto pas itu Rp 45.000 per siswa."

Hal ini disampaikan Kepala SMA Negeri 1 (SMANSA) Lewoleba, Bachtiar Aziz ketika ditemui Pos Kupang.Com, Senin (8/10/2018).

Dikatakannya, saat ini siswa kelas XII diwajibkan membayar Rp 45.000 per orang untuk foto pas, karena foto pas itu untuk kebutuhan siswa masing-masing. Siswa harus membayar uang itu karena foto yang dibuat untuk kepentingan siswa sendiri.

Pas foto tersebut, lanjut dia, nantinya untuk sejumlah kepentingan. Pertama, ditempelkan pada tanda pengenal saat ujian nasional (UN) berlangsung. Berikutnya, pada meja ujian yang ditempati setiap siswa peserta UN.

Selain itu, urai Bachtiar, pada buku administrasi pengawas ujian, pada ijazah, buku alumni sekolah dan kepentingan lainnya. "Kalau tidak salah, sekolah butuh 6-8 lembar foto setiap siswa. Atas jumlah foto itulah siswa diminta membayar uang Rp 45.000 itu," ujarnya.

Ketika ditanya, mengapa untuk hal sepenting itu, sekolah tidak mengalokasikannya dari dana bos di sekolah itu, Bachtiar mengatakan sudah ada rencana seperti itu, tapi untuk tahun depan (tahun 2019). Tahun ini belum, karena rencana anggaran yang ada saat ini telah dibuat sejak tahun lalu," ujarnya.

Tahun depan, kata Bachtiat, mungkin biaya foto pas itu dialokasikan dari dana bos. "Tapi tahun ini kami minta dulu dari siswa," ujar Bachtiar.

Menurut dia, pihaknya sudah mengingatkan agar biaya foto pas itu tidak boleh mahal. Ia juga sudah minta agar guru mencari studio foto yang berbiaya murah tapi kualitas gambarnya bagus sehingga fotonya bertahan lama.

"Di Lewoleba ini, ada studio foto yang biayanya cukup mahal, Rp 60.000 untuk foto pas. Tapi ada juga yang murah. Yang mahal itu Rp 60.000 per foto pas (6-8 lembar foto). Sedangkan yang murah itu Rp 45.000 per foto. Saya sudah minta agar di-deal-kan pada harga Rp 45.000 per foto (6-8 lembar foto) per siswa," ujarnya. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved