Berita Kabupaten TTS Terkini

Fatukoko Jadi Lokasi TMMD Tahun 2018

Desa Fatukoko, Kecamatan Mollo Barat, dipilih menjadi tempat kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2018.

Fatukoko Jadi Lokasi TMMD Tahun 2018
ISTIMEWA
Dandim 1621 TTS, Letkol Cpn Rhino Charles Tuwo (kiri) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | SOE - Desa Fatukoko, Kecamatan Mollo Barat, dipilih menjadi tempat kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2018.

Kegiatan yang akan dimulai pada 16 Oktober tersebut, akan menjawab persoalan masyarakat Fatukoko terkait akses jalan, jaringan air bersih, perumahan layak huni dan jamban sehat.

Hal ini diungkapkan oleh Dandim 1621 TTS, Letkol Cpn Rhino Charles Tuwo kepada POS- KUPANG.COM, Minggu ( 7/10/2018) di ruang kerjanya.

Baca: Dubes RI di Timor Leste Bangga Dengan Kekayaan Budaya yang Dimiliki Kabupaten Belu

Rhino mengatakan, TMMD di Desa Fatukoko, akan dilakukan pembukaan jalan baru sepanjang 1,3 Km yang menghubungkan perumahan warga dengan jalan umum.

Selain itu, TNI bersama Pemda dan masyarakat Fatukoko akan jaringan perpipaan, dari sumber air ke lokasi pemukiman masyarakat.

Baca: Empat Tempat di Kupang Tampung Imigran, Ini yang akan Dilakukan Rudenim Kepada Masyarakat

Pasalnya selama ini, masyarakat setempat harus menempuh jarak sekitar 1 Km untuk mencapai sumber mata air. Namun dengan dibangunnya jaringan perpipaan, masyarakat bisa mendapatkan air bersih langsung di lokasi pemukimannya.

"Selama ini masyarakat Desa Fatukoko sedikit terisolasi karena akses jalan dari desa mereka ke jalan umum belum ada. Nantinya dengan dilakukan pembukaan jalan baru ini, kendaraan bermotor khususnya roda empat sudah bisa masuk ke Desa Fatukoko sehingga mobilitas masyarakat lebih muda dan cepat. Selain jalan, kita juga akan membangun jaringan perpipaan untuk menjawab persoalan air bersih yang selama ini menjadi pergumulan masyarakat setempat," ungkap Rhino.

Selain jalan dan jaringan perpipaan, lanjut Rhino, dalam kegiatan TMMD tersebut, juga akan dilakukan lantainisasi untuk 50 rumah dan pembangunan jamban sehat untuk 25 sasaran penerima bantuan. Melalui lantainisasi dan jamban sehat diharapkan bisa meningkat kualitas hidup sehat masyarakat setempat.

"Setelah kita survei, masih ada masyarakat yang lantai rumahnya masih beralas tanah dan jambannya belum jamban sehat. Oleh sebab itu, melalui TMMD kita ingin membantu saudara-saudari kita agar bisa memiliki lantai rumah dan jamban yang sehat," jelasnya.

Untuk diketahui, dalam melaksanakan program TMMD, anggaran pembangunan berasal dari APBD Kabupaten TTS. Tahun ini, direncanakan, Pemda TTS akan mengalokasikan anggaran senilai 600 juta untuk pelaksanaan TMMD di Desa Fatukoko. Sedangkan untuk biaya konsumsi dan pekerjaan ditanggung Kodim 1621 TTS. Sementara pekerja dalam kegiatan ini sendiri adalah TNI dan masyarakat Desa Fatukoko.

Anggota DPRD TTS, Roy Babys mengaku, mendukung pelaksanaan program TMMD. Pasalnya, selain menyelesaikan persoalan masyarakat terkait jalan, air bersih, lantainisasi dan jamban sehat, melalui program TMMD, budaya gotong-royong yang menjadi roh masyarakat desa dihidupkan kembali.

"Pastinya kita dukung, karena program ini juga menyelesaikan persoalan yang dialami masyarakat serta memenuhi kebutuhan masyarakat terkait air bersih," tegasnya. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved