Berita Kabupaten Ngada

Kapolres Ngada Cek Kendaraan dan Senjata Api

Jajaran Polres Ngada rupanya sangat siap mengamankan penyelenggaraan Pemilihan Umum 2019 mendatang.

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG.COM/GORDI DONAFAN
Kapolres Ngada, AKBP Firman Affandi, S.I.K, saat melakukan pengecekan kendaraan dinas di Mapolres Ngada, Selasa (2/10/2018). 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Jajaran Polres Ngada rupanya sangat siap mengamankan penyelenggaraan Pemilihan Umum 2019 mendatang.

Polres Ngada menyiapkan diri dengan matang. Mulai dari kesiapan personel, fasilitas dan prasarana lainnya.

Baca: Barang Bukti Kasus PT Sagared Masih Parkir di Kejati NTT

Persiapan sudah dilakukan, tujuannya untuk menjaga Kamtibmas kondusif seperti patroli skala besar, silaturahmi tokoh agama, koordinasi lintas instansi, maupun pengamanan tiap tahapan yang sudah mulai berjalan.

Tak kalah penting adalah memastikan semua sarana prasarana penunjang berupa kendaraan bermotor, dan senpi organik dalam kondisi ready to use.

Semua rangkaian kegiatan tersebut tergabung dalam Operasi Mantap Brata Turangga 2018, yang resmi di gelar selama 224 hari, terhitung sejak tanggal 20 September 2018 yang lalu.

Kapolres Ngada AKBP Firman Affandi, S.I.K, melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap kendaraan dinas dan senjata api organik, baik kendaraan dipegang perorangan.

Kendaraan roda 4 maupun roda 2 terjajar rapi, lengkap dengan penanggung jawab masing-masing di Lapangan Kartini Bajawa.

AKBP Firman Affandi, memantau dan mengecek setiap kendaraan roda empat dan roda dua serta senjata api.

“Intensitas kegiatan masyarakat khususnya bidang politik mulai meningkat. Kita pastikan semua dalam kondisi siap pakai,” ujar AKBP Firman Affandi, S.I.K, dalam siaran pers yang diterima POS KUPANG.COM, Rabu (3/10/2018).

Demikian juga senjata api organik. Ratusan senpi laras pendek maupun panjang/bahu tak luput dari pengecekan sang Kapolres.

Masing-masing pemegang kendaraan dinas, wajib menunjukkan kendaraan dinas yang diberi tanggungjawab, terutama para anggota Bhabinkamtibmas.

Pengecekan ini, lanjut AKBP Firman, juga berfungsi sebagai sarana kontrol barang milik negara, dimana terdapat hak dan kewajiban yang harus terpenuhi baik administrasi, maupun operasionalnya.

Bagi kendaraan maupun Senpi yang mengalami kerusakan, Kapolres meminta agar segera diperbaiki, sehingga tidak sampai mengganggu tugas-tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Ini sebagai pertanggungjawaban yang melekat bagi anggota, yang diamanatkan memegang kendaraan operasional. Jadi harus benar-benar di rawat dengan baik,” tegas AKBP Firman.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved