Berita NTT

Topang Pariwisata NTT! Fotografer Ikut Beri Solusi Bangun Bak Sampah

Samuel DeArthur (56), fotografer yang sering beroperasi di pantai Oesapa memiliki pandangan mengenai cara menjaga kebersihan

Topang Pariwisata NTT! Fotografer Ikut Beri Solusi Bangun Bak Sampah
PO KUPANG.COM/AMBUGA LAMAWURAN
Fotografer Samuel DeArthur 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ambuga Lamawuran

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Samuel DeArthur (56), fotografer yang sering beroperasi di pantai Oesapa memiliki pandangan tersendiri mengenai cara menjaga kebersihan pariwisata di NTT.

"Saya memiliki Usul konkrit. Setiap tempat pariwisata, pemerintah menyediakan kantong-kantong sampah di pos-pos penjagaan. Ketika pengunjung datang, mereka diminta membawa kantong sampah itu, jika-jika ada sampah yang ditemukan," katanya kepada poskupang.com, Kamis (27/9/2018).

Dia menambahkan, jika pengunjung melihat sampah, mereka boleh memilihnya kemudian kantong-kantong itu dihadiahkan kepada para petugas di tempat pariwisata itu.

Baca: NTT Dapat Kiriman Jenazah dari Kuala Lumpur Malaysia! Kemarin Terima 2 Jenazah TKI

"Dengan begitu, sampah-sampah itu bisa didaur ulang. Dan para pengunjung yang memilih sampah itu harus mendapat bonus," katanya.

Maksud dari usulan ini, sambung Samuel, adalah agar pemerintah bisa membangun bank sampah.

"Di Bali sudah bagus. Mereka ada bank sampah dan sangat baik. Dengan bank sampah ini, sampah-sampah itu bisa didaur ulang," katanya.

Dengan jujur ia pung mengakui, alam NTT memang indah.

"Di air laut, pegunungan, bawah laut, semuanya kebanyakan memang masih original. Banyak fotografer dari luar yang sangat tertarik dengan alam NTT," katanya.

Untuk itu, mewakili teman-teman fotografer lainnya, Samuel meminta kepada pemerintah untuk terus memperhatikan lingkungan wisata NTT.

"Seperti yang saya katakan tadi. Pemerintah perlu membuat peraturan demi menjaga kebersihan pariwisata," katanya.

Tak hanya itu. Dirinya pun mengharapkan adanya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan wisatanya sendiri.

"Perubahan memang agak susah. Tapi kita harus memulai," pungkasnya. (*)

Penulis: PosKupang
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved