Breaking News:

Berita Kabupaten Sumba Barat Daya

Bangun PLTMG 10MW! Asisten I Setda Sumba Baeat Daya-NTT Pimpin Pertemuan Pembebasan Lahan

-Asisten I Setda Sumba Barat Daya, pimpin rapat panitia pembebasan lahan pembangunan pusat listrik tenaga mesin gas (PLTMG) 10 megawatt

Penulis: Petrus Piter | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG.COM/PETRUS PITER
Asisten I Setda SBD, Fransiskus Adi Lalo didampingi Kabah Tata Pemerintahan SBD, Umbu Remu Samapati memimpin rapat tim pembebasan lahan pembangunan PLTMG di aula kantor Bupati SBD, Jumat (28/9/2018) 

Laporan Wartawan Pos-kupang.com, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, TAMBOLAKA---Asisten I Setda Sumba Barat Daya, Fransiskus Adi Lalo, memimpin rapat panitia pembebasan lahan pembangunan pusat listrik tenaga mesin gas (PLTMG) 10 megawatt di Desa Payola Umbu, Kecamatan Loura, SBD di aula kantor Bupati SBD, Jumat (28/9/2018).

Baca: 10 Menit Masuk Grapari Kupang, Uang Puluhan Juta Milik Ibu Hamil Raib Dibawa Kabur

Hadir dalam rapat itu Kepala kantor pertanahan SBD, Lambertus Klau, Kepala PU, Samuel Boro, Camat Loura, kepala desa Payola Umbu dan instansi terkait lainnya.

Didampingi Kepala Bagian Tata Pemerintahan SBD, Umbu Remu Samapati, Asisten I, Fransikus Adi Lalo lebih lanjut menjelaskan, rapat perdana ini dalam kerangka saling memberi masukan terhadap usaha pembebasan lahan seluas 5 ha di Desa Payola Umbu di Kecamatan Loura untuk pembangunan pusat listrik tenaga mesin gas (PLTMG) yang diharapkan selesai pada tahun 2018 ini.

Sementara itu Kepala Kantor Pertanahan Sumba Barat Daya, Lambertus Klau, mengatakan, perlu identifikasi lokasi tanah, status kepemilikan dan lain-lain guna mempermudah dalam hal pembebasan lahan itu.

Sedangkan kepala Dinas Pekerjaan Umum SBD, Samuel Boro meminta perlu melibatkan UPT Kehutanan guna memastikan lahan berada dalam kawasbman hutan atau tidak. Hal itu demi memperlancar proses pembebasan sekaligus prmbangunan ke depan.

Terhadap masukan itu, tim bersepakat akan membicarakan hal tersebut pada pertemuan selanjutnya.

Sementara itu Kepala Bagian Tata Pemerintahan SBD, Umbu Remu Samapati, meminta tim perlu merumuskan hal teknis secara bersama-sama agar memudahkan saat mensosialisasikan kepada masyarakat terutama masyarakat pemilik lahan. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved