Berita Kota Kupang Terkini

Fraksi Partai Nasdem Kritisi Pendapatan Daerah Kota Kupang

Fraksi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) mengkritisi Pemerintah Kota Kupang terkait pendapatan daerah yang masih rendah.

Fraksi Partai Nasdem Kritisi Pendapatan Daerah Kota Kupang
POS-KUPANG.COM/Ambuga Lamawuran
Suasana Sidang II DPRD Kota Kupang di gedung DPRD Kota Kupang, Jumat (21/9/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ambuga Lamawuran

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Fraksi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) mengkritisi Pemerintah Kota Kupang terkait pendapatan daerah yang masih rendah.

Hal ini diutarakan Yuvensius Tukung mewakili Fraksi Partai Nasdem saat membacakan Pemandangan Umum Fraksi Partai Nasdem dalam Sidang II DPRD Kota Kupang, Jumat (21/9/2018).

Dia mengatakan, ada beberapa catatan penting untuk diperhatikan dan dapat dilaksanakan Pemkot Kota Kupang.

Baca: Satgas Yonif 715/MTL Gelar Operasi Katarak Gratis di Perbatasan

"Realisasi per 31 Agustus sejumlah Rp. 737.615.127.029,64 atau 61,36 dari target sebesar Rp. 1.202.064.617.862,00," kata Yuvensius.

Dia menambahkan, angka ini dibagi dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) hanya terealisasi 63,05%, dana perimbangan hanya terealisasi 64,66%, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah hanya terealisasi 30,75% dari target yang ditetapkan.

Baca: Festival Seni Anak Manggarai untuk Wujudkan Seni Bebas Berkarya Anak Marginal

"Untuk itu, Fraksi Partai Nasdem menghimbau pemerintah agar lebih bersungguh-sungguh mengejar target pendapatan dalam tiga bulan ke depan," katanya.

Dengan situasi ini, Fraksi Partai Nasdem meminta penerima mengefektifkan pemungutan pajak atau retribusi dan mengefisienkan cara pemungutannya pada objek dan subjek yang sudah ada.

"Caranya dengan melakukan perhitungan potensi, penyuluhan, meningkatkan pelayanan dan pengawasan, serta melakukan usaha-usaha untuk meningkatkan PAD, dalam artian menjaring wajib pajak baru melalui pendapatan, pendaftaran atau menggali pajak baru," ujar Yuvensius. (*)

Penulis: PosKupang
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved