Berita Kabupaten Lembata Terkini

Bernabas Sebut Tak ada Caleg Koruptor di Lembata

Di Kabupaten Lembata, tidak ada calon anggota lagislatif (caleg) yang merupakan mantan narapidana kasus korupsi.

Bernabas Sebut Tak ada Caleg Koruptor di Lembata
POS-KUPANG.COM/Frans Krowin
Divisi Teknis KPUD Lembata, Bernabas ND Marak 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Frans Krowin

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Di Kabupaten Lembata, tidak ada calon anggota lagislatif (caleg) yang merupakan mantan narapidana kasus korupsi.

Dalam daftar calon sementara (DCS) yang telah diumumkan KPU, juga tak ada nama caleg yang berlatarbelakang kasus korupsi, narkoba dan kasus amoral seperti pencabulan atau persetubuhan dengan anak di bawah umur.

"Di Lembata ini aman-aman saja. Tidak satu pun caleg yang dulunya pernah melakukan tiga kasus pidana itu. Jadi apa pun keputusan MA yang akan ditindaklanjuti oleh KPU Pusat, Lembata aman saja," ujar Komisioner yang membidangi Divisi Teknis KPUD Lembata, Bernabas ND Marak.

Baca: Agus Boli: Pesantren Baitulnaja Soltim Oase di Padang Gersang

Kepada POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, dia mengatakan, dulu, saat masa-masa pendaftaran caleg, memang sempat timbul polemik tentang bakal calon anggota legislatif yang pernah menjalani hukuman kasus korupsi atau dua kasus lainnya.

Namun ketika KPU setempat memberikan dua opsi kepada partai politik mengenai caleg kasus korupsi, lanjut dia, maka partai politik langsung mengambil keputusan dengan mengganti nama-nama kader yang pernah pernah menjalani hukuman kasus korupsi dengan figur yang lainnya.

Itu berarti caleg yang ada saat ini semuanya bukan caleg dengan kasus korupsi atau dua kasus lainnya yakni narkoba dan kasus anak di bawah umur.

Ketika ditanya bila ada pihak tertentu yang memaksa agar KPUD Lembata menerima berkas administrasi bakal caleg koruptor untuk dimasukkan dalam daftar caleg yang akan ditetapkan nanti, Bernabas menyatakan, KPU akan menolaknya.

"Kalau ada pihak yang melakukan cara itu, kami pasti akan menolaknya," tandas Bernabas.

Pertimbangannya, yang mendaftarkan caleg ke KPUD adalah partai politik. Maka bila ada figur yang bersikeras maju jadi caleg, berarti figur yang bersangkutan silahkan berhubungan dengan parpol tersebut.

Selain itu, lanjut dia, masa pendaftaran calon juga sudah selesai. Itu artinya yang akan dilakukan ke depan adalah KPU menetapkan daftar calon tetap (DCT) sesuai nama pada daftar calon sementara (DCS) yang telah diumumkan.

KPU Lembata juga, lanjut dia, tak akan mengganti caleg yang telah terdaftar dengan caleg yang baru. Sebab tahapan itu sudah berlalu. KPU juga tak akan menerima caleg tambahan kecuali ada petunjuk terbaru dari KPU Pusat. "Kalau ada regulasi yang baru tentang itu, berarti kami akan ikut aturan itu," ujarnya. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved