Berita Ngada

Ini Penjelasan Kapolres Ngada Terkait Tewasnya Wisatawan asal Surabaya di Bukit Cinta

sempat mengingatkan kepada Korban dan anak Korban untuk tidak melakukan foto – foto di tepi jurang namun dijawab oleh korban “ aman saja”.

Ini Penjelasan Kapolres Ngada Terkait Tewasnya Wisatawan asal Surabaya di Bukit Cinta
istimewa
Suasana warga di TKP Jatuhnya Warga asal Surabaya di Bukit Cinta Kampung Lenazia Desa Beja Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada, Pulau Flores NTT, Minggu (26/8/2018). 

"Sesampainya di TKP Korban tergelincir dan jatuh ke jurang. Pada saat Korban tergelincir dan jatuh ke jurang, anak korban sempat berteriak “ mama”, pada saat itu juga saudara Leonardus Langga menoleh kebelakang dan melihat korban sudah jatuh ke jurang sedangkan saudara Emirensiana Ngora tidak melihat kejadian tersebut karena berada pada jarak yang jauh kurag lebih 20 meter dari korban (Susiani Dewa Mailoa)," jelas AKBP Firman.

Ia mengatakan, melihat Korban terjatuh ke jurang, saudara Leonardus Langga langsung mencari kearah jatuhnya Korban dengan cara mengikuti jejak Korban sampai pada akhirnya saudara Leonardus Langga menemukan korban di jurang dengan jarak dari titik jatuh kurang lebih 800 meter.

Ia mengaku, setelah korban ditemukan, saudara Leonardus Langga meminta bantuan saudari Emirensiana Ngora untuk menyampaikan ke warga Kampung Lenazia bahwa ada orang jatuh di jurang dan selanjutnya menghubungi pihak Kepolisian untuk melakukan evakuasi terhadap jenasah Korban.

"Mendapat informasi dari masyarakat, pihak Kepolisian Resor Ngada segera menuju TKP untuk melakukan evakuasi terhadap Korban dan selanjutnya dibawa menuju kamar jenasah RSUD Bajawa," jelas AKBP Firman.

AKBP Firman mengaku kondisi di tempat kejadian perkara merupakan padang dan daerah perbukitan yang curam, licin dan kondisi rumput – rumput yang tumbuh di tempat wisata bukit cinta menjadi kering akibat musim kemarau sehingga kemungkinan pada saat sampai di tempat kejadian perkara korban tidak memperhatikan dengan baik keadaan sekitar yang menyebabkan korban terpeleset dan jatuh ke jurang.

Ia menjelaskan, anak korban (Wilson) dengan dibantu oleh petugas Kepolisian sudah menghubungi keluarga Korban yang ada di Surabaya, Jawa Timur untuk membicarakan mengenai proses pemulangan jenasah ke Surabaya.

"Pihak Kepolisian mendatangi TKP, mengamankan TKP, melakukan olah TKP serta mengevakuasi korban menuju RSUD Bajawa untuk dilakukan VER dengan dibantu oleh masyarakat yang bersama – sama dengan petugas Kepolisian ke TKP," ujar AKBP Firman.

Ia mengaku saat ini jenazah sedang disemayamkan di RSD Bajawa Kabupaten Ngada, Pulau Flores NTT. (*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved