Berita Gempa Lombok

NTB Liburkan Kegiatan Pendidikan Pasca Gempa

Pemerintah Provinsi NTB meliburkan aktivitas pendidikan sampai batas waktu yang akan ditentukan setelah gempa 7 SR kembali mengguncang wilayah Lombok

Editor: Ferry Ndoen
ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/foc/18.
Presiden Joko Widodo (kiri) bersalaman dengan anak korban gempa di Posko Pengungsian Dusun Karang Subagan, Desa Pemenang Barat, Pemenang, Lombok Utara, NTB, Selasa (14/8/2018). Pemerintah akan memberikan bantuan perbaikan rumah rusak ringan sebesar Rp25 juta dan Rp50 juta untuk rumah rusak berat. 

POS KUPANG.COM -  Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meliburkan aktivitas pendidikan sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian setelah gempa 7 pada Skala Richter kembali mengguncang wilayah Lombok pada Minggu malam.

"Aktivitas pendidkan diliburkan," kata Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB Ahsanul Khalik di Mataram, mengutip instruksi Gubernur NTB TGB Zainul Majdi.

Baca: Sebelum Bunuh Diri, Yohanes Mahasiswa STKIP Ruteng Ini Tulis Surat Wasiat, Begini Isinya!


Gubernur juga mengimbau seluruh masyarakat NTB tetap waspada namun tenang setelah gempa 7 SR mengguncang wilayah Lombok Timur pada Minggu malam.

Ahsanul mengatakan warga yang tinggal di sekitar Sembalun dan Sambelia dianjurkan menjauhi perbukitan guna menghindari kemungkinan tanah longsor pascagempa.

"Agar menjauhi bangunan dan rumah yang sudah tidak memenuhi standar keamanan," katanya.

Gempa bumi 7 SR mengguncang Lombok Timur pada Minggu malam pukul 21.56 WIB, yang disertai dengan beberapa gempa berkekuatan sekitar 5 SR.

Pada Minggu siang pukul 12.10 wilayah Pulau Lombok juga diguncang gempa bumi berkekuatan 6,5 SR yang mengakibatkan warga Kota Mataram panik dan berhamburan keluar rumah.

Gempa-gempa itu terjadi setelah gempa 6,4 SR pada 29 Juli dan gempa 7 SR pada 5 Agustus yang disertai ratusan gempa susulan memporak-porandakan wilayah Lombok. (*)

Sumber:
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved