Berita Kabupaten TTS

Sampai Agustus TTS Sudah Kirim 12.160 Ekor Sapi

Tahun 2018, Pemerintah Provinsi NTT menetapkan kuota ternak sapi dari TTS untuk dijual ke luar NTT sebanyak 19.000 ekor.

Sampai Agustus TTS Sudah Kirim 12.160 Ekor Sapi
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten TTS, drh. Benyamin Billy

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | SOE - Tahun 2018, Pemerintah Provinsi NTT menetapkan kuota ternak sapi dari TTS untuk dijual ke luar NTT sebanyak 19.000 ekor.

Hingga memasuki Awal Agustus, Kabupaten TTS telah mengirim 12.160 ekor sapi untuk di jual ke berbagai daerah di Indonesia.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Peternakan Kabupaten TTS, drh. Benyamin Billy, kepada POS-KUPANG.COM, Kamis (2/8/2018) di ruang kerjanya.

Baca: Ini yang Dilakukan Pemkab Malaka agar Usaha Bawang Terus Berkelanjutan

Billy mengatakan, sapi yang dijual ke luar NTT tidak jual perorangan, melainkan melalui badan usaha. Sebelum dibawah ke luar Kabupaten TTS, sapi-sapi tersebut melakukan tes kesehatan dan penimbangan berat badan.

Jika memenuhi syarat, badan usaha yang bersangkutan akan diminta untuk membayar retribusi sebelum Dinas Peternakan mengeluarkan surat rekomendasi untuk dibawah ke Kota Kupang.

"Hanya sapi yang memenuhi syarat yang bisa dijual ke luar NTT. Selain itu, untuk menjual sapi antar pulau tidak bisa jual perorangan, tetapi melalui badan usaha," ungkap Billy.

Selanjutnya saat sampai di Kota Kupang, lanjut Billy, pihak badan usaha mengurus ijin pengangkutan ternak sapi di Dinas Perizinan Terpadu Satu Pintu.

Setelah mengantongi izin, barulah ternak sapi bisa diangkut menggunakan kapal laut guna dijual ke luar daerah. Kebanyakan, sapi dari NTT di jual ke jawa, dan sedikit untuk menjawab kebutuhan di Kalimantan.

Belajar dari beberapa tahun kemarin, kuota sapi jatah TTS selalu habis sebelum mencapai bulan oktober. Oleh sebab itu, biasanya pemerintah Propinsi akan menambah jatah kuota sapi dari Kabupaten TTS untuk memenuhi kebutuhan di luar daerah.

" Biasaya di Oktober jatah untuk TTS sudah terpenuhi. Jika permintaan masih tinggi dan keberadaan populasi sapi jantan masih banyak maka pemerintah Provinsi akan menambah jatah kuota sapi kita. Kalau tahun lalu ada penambahan kuota kita seribu ekor. Belum tahu kalau tahun ini. Tetapi kita optimis jatah 19.000 pasti kita penuhi, " ujarnya. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved