Berita Bacaleg 2019

Maunya Jadi Bacaleg, Tak Lulus Test, Sejumlah Bacaleg Malah Jadi Pasien Kejiwaan

Maunya jadi bakal calon legislatif (Bacaleg) 2019, tak lulus test, sejumlah orang ini malah ganti status jadi pasien kejiwaan.

Maunya Jadi Bacaleg, Tak Lulus Test, Sejumlah Bacaleg Malah Jadi Pasien Kejiwaan
net
ilustrasi bacaleg 2019 

"Datang kan sebagai bacaleg begitu diperiksa ada gangguan (jiwa), ya keluar sebagai pasien berarti," kata mantan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI periode 2009 sampai 2014 itu.

Mahasiswi program doktoral jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia itu juga heran karena masih ada bacaleg yang ingin tes kesehatan jiwa untuk kepentingan pileg 2019 namun masih bingung mau masuk partai apa.

Menurutnya, kebanyakan dari mereka bingung mengenai mekanisme politik di Indonesia.

Beberapa bahkan tidak mengerti perbedaan Dewan Perwakilan Daerah RI (DPD) yang sifatnya perseorangan non partai dan Dewan Perwakilan Rakyat RI (DPR) yang mengharuskan calonnya memiliki kendaraan politik.

Namun ia mengatakan hal itu tidak akan mempengaruhi hasil tes karena di luar dari tes dan wawancara yang dibutuhkan untuk mengeluarkan surat keterangan sehat jiwa.

"Loh gimana sih, mau ke partai apa?" tanya Nova heran.

Baca: Di Depan Jenasah Ayahnya, Model Lakukan Pose Menjengkelkan Seperti Ini

Baca: Seperti Apa Sih Rumah Mewah Ahok Yang Akan Berpindah Tangan ke Veronika Tan?

Nova menerangkan tes kesehatan jiwa MMPI itu bertujuan untuk mengetahui profil kejiwaan individu.

Tes itu berbeda dengan tes psikologi atau psikotes yang hanya menunjukan minat dan bakat. Untuk melakukan tes jasmani dan rohani di RSJS sekitar Rp. 300 ribu.

Sedangkan untuk paket lengkap sampai tes bebas narkoba dikenakan biaya Rp 1,3 juta.

Tes itu berbentuk soal dengan jawaban Ya dan Tidak.

Halaman
1234
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved