Berita Kabupaten Ngada

Bacaleg Mantan NAPI Wajib Umumkan ke Media Massa

Sesuai dengan regulasi PKPU mantan Narapidana wajib mengumumkan statusnya ke Media Massa.

Bacaleg Mantan NAPI Wajib Umumkan ke Media Massa
POS KUPANG/TEMI JENAHAS
Jurubicara KPU Ngada, Aloysius Raubata 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS- KUPANG.COM | BAJAWA -- Sesuai dengan regulasi PKPU mantan Narapidana wajib mengumumkan statusnya ke Media Massa.

"Wajib mengumumkan lewat media cetak dan harus mendapat surat keterangan dari pimpinan media bahwa sudah diumumkan. Dan lampiran kliping pengumuman koran itu. Itu sebagai syarat calon," ujar Juru bicara KPU Ngada, Aloysius Raubata, kepada Pos Kupan.Com, Senin (16/7/2018).

Aloysius menjelaskan, sejauh ini belum ada caleg yang terindikasi mantan Napi. Dan kalau misalkan ada wajib diumumkan ke Publik.

"Dari tiga parpol yang sudah daftar tidak ada mantan Napi," ujar Aloysius.

Alosysius mengatakan, untuk Kepala Desa dan ASN yang mendaftarkan diri sebagai Bacaleg oleh Parpol pihaknya sudah mengidentifikasi. Dan sesuai dengan regulasi wajib menyerahkan surat pengunduran diri.

Pihaknya tidak bisa mengumumkan saat ini. Karena masih dilakukan verifikasi berkas dan dokumen persyaratan.

"Bagi ASN dan Kades yang mengundurkan diri itu kami sudah diidentifikasi. Untuk namanya tunggu tanggal 19 - 21 Juli akan diumumkan hasil verifikasi dokumen pencalonan dan akan diserahkan ke Parpol serta diperbaiki dari tanggal 22 hingga 31 Juli 2018," papar Aloysius.

Aloysius mengatakan, pihaknya masih menunggu partai-partai lain yang akan mendaftarkan Bacaleg ke KPU.

Aloysius mengatakan, pendaftaran Bacaleg akan ditutup Selasa (17/7/2018) hingga pukul 00.00 Wita.

"Kami siap dan masih menunggu. Lagi 13 Parpol yang belum mendaftarkan Bacaleg ke KPU. Regulasi sudah mengatur itu," jelas Aloysius.(*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved