Berita Malaka

Cara Atasi Rentenir Adalah Cari Koperasi Yang Bunga Pinjaman Kecil

Cara untuk mengatasi praktek pemberian bunga tinggi oleh koperasi adalah anggota harus mengetahui secara baik bunga pinjaman

Cara Atasi Rentenir Adalah Cari Koperasi Yang Bunga Pinjaman Kecil
POS KUPANG/TENY JENAHAS
General Manager KSP Kopdit Fiar Malu Malaka, Yohanes Yonson Epi Edison dan Ketua Kopdit Fiar Malu, Januaria Hoar Nahak.

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS- KUPANG.COM|BETUN--Cara untuk mengatasi praktek pemberian bunga tinggi oleh koperasi adalah anggota harus mengetahui secara baik bunga pinjaman yang diberikan koperasi. Apabila bunga pinjaman diniali tinggi maka anggota bisa mencari koperasi yang memberikan bunga pinjaman kecil.

Hal itu dikatakan General Manager KSP Kopdit Fiar Malu Malaka, Yohanes Yonson Epi Edison kepada Pos Kupang.Com, saat dikonfirmasi, Rabu (11/7/2018).

Menurut Yohanes, praktek rentenir masih terlihat di Kabupaten Malaka namun tidak terlalu nampak karena hal yang dilakukan lebih pada pendekatan keluarga. Cara untuk mengatasi praktek rentenir adalah anggota koperasi harus lebih cerdas memilih koperasi yang memberikan bunga pinjaman kecil. KSP Kopdit Fiar Malu memberikan bunga pinjaman hanya 1,5 persen kepada peminjam. Bunga 1,5 persen merupakan bunga yang sangat kecil dibandingkan koperasi lain memberikan bunga pinjaman di atas 1,5 persen bahkan 2 persen.

Yohanes yang didampingi Ketua KSP Kopdit Fiar Malu, Januaria Hoar Nahak mengatakan, hal baru yang sedang dilakukan manajemen saat ini justru membantu petani yang selama ini terperangkak dengan praktek rentenir.

Koperasi Fiar Malu memberikan bantuan modal kepada petani sawah untuk mengelola sawah. Memasuki masa panen atau bulan ke empat, petani baru melakukan cicilan dengan bunga yang sama.

Manajemen Fiar Malu melakukan hal ini karena petani sawah sering melakukan ijon atau menggambil uang sebelum panen hasil pertanian di pemilik modal dengan bunga tinggi.

Melihat hal itu, KSP Kopdit Fiar Malu mengajak masyarakat untuk menjadi anggota koperasi lalu koperasi memberikan modal kepada anggotanya. Sampai saat ini, KSP Kopdit Fiar Malu sudah menyalurkan modal bagi petani di Kamanasa sekitar Rp 90 juta.

Yohanes mengharapkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Malaka dalam hal pendampingan serta bantuan modal untuk menambah modal koperasi.

Tingkat pinjaman di KSP Kopdit Fiar Malu adalah untuk modal usaha dan untuk tujuan kesejahateran, seperti pinjaman untuk biaya pendidikan dan kesehatan. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved