Berita Flotim
Pencuri Beraksi di Tornado Studio Lewoleba
Kasus pencurian di Kabupaten Lembata kini semakin menjadi-jadi. Senin (9/7/2018) dini hari
Penulis: Frans Krowin | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Frans Krowin
POS-KUPANG.COM|LEWOLEBA -- Kasus pencurian di Kabupaten Lembata kini semakin menjadi-jadi. Senin (9/7/2018) dini hari, terjadi di Studio Tornado yang beralamat di Jalan Trans Lembata, Wangatoa, Kelurahan Selandoro.
Dalam kasus tersebut olnum pencuri menggasak dua unit tustel merek Canon dan Nikon, lensa tele thamaon 73-300 mm, uang tunai Rp 2 juta lebih yang diambil dari laci meja, dua unit handphone masing-masing hp nokia dan hp samsung J5 dan dua slof rokok.
Dari barang-barang yang dicuri tersebut, owner Tornado Studio Lewoleva, Morgan, mengalami kerugian Rp 30 juta lebih. Saat ini kasus pencurian barang elektronik tersebut telah dilaporkan ke Polres Lembata, Senin (9/7/2018) siang.
Morgan melaporkan langsung kasus yang dialaminya itu, kepada polisi. Ia meminta agar aparat kepolisian menangani secara optimal kasus tersebut. "Saya.minta agar aparat kepolisian membantu kami menangani masalah ini," ujar Morgan.
Dalam laporannya kepada polisi, Morgan mengatakan, pada Minggu (8/7/2018) malam, dirinya bersama beberapa temannya bekerja di studio itu hingga larut malam. Saking sibuknya, baru sehingga sekitar pukul 03.00 dini hari baru dirinya kembali ke rumahnya di.Lamahora, sekitar 1 kilometer arah timur dari tempat usahanya itu.
Saat hari sudah pagi, ia mendapatkan beberapa telepon dari karyawannya, Ani Klobong, yang menyebutkan bahwa Tornado studio disatroni maling. Hal itu diketahui saat Ani hendak datang untuk kerja dan mendapati pintu studio dalam keadaan terbuka.
Mendapati laporan tersebut, kata Morgan, dirinya langsung menuju tempat usahanya tersebut. Ketika dicek satu per satu, akhirnya diketahui kalau dua kameranya yakni canon 600 D dan kamera Nikon D 5200, tele thamson 73-300 mm, hp nokia mkios, hp samsung J5, uang tunai Rp 2 juta lebih dan rokok dua slof sudah hilang dari tempat penyimpanannya.
Oknum pencuri itu, lanjut dia, dicurigai melakukan aksinya cukup profesional. Sebab masuk ke studio hanya dengan membuka gembok pada pintu, kemudian mengambil barang dan mengisinya dalam tas, setelah itu keluar dari pintu yang sama dan menutup pintu itu seadanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/morgan_20180709_170122.jpg)