Berita Kota Kupang

Mengapa Pejabat Publik Masih Jadi Ketua KONI? Apa alasannya?

Namun apakah karena undang undang ini sehingga prestasi Indonesia menurun?

Mengapa Pejabat Publik Masih Jadi Ketua KONI?  Apa alasannya?
POS KUPANG/SIPRI SEKO
Pengurus KONI Pusat, Joko Pekik membawa materi dalam Rakernas Siwo PWI di Hotel Rich Yogyakarta, Jumat (6/7/2018). 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Sipri Seko

POS-KUPANG. COM| YOGYAKARTA-- Sebelum penerapan UU Sistem Keolahragaan Nasional, prestasi olahraga Indonesia boleh dibilang cukup baik. Namun apakah karena undang undang ini sehingga prestasi Indonesia menurun? 

"Ada satu hal yang masih dipertentangkan hingga saat ini. Yakni pejabat publik jadi ketua KONI. Apakah ini jadi penyebab menurunnya prestasi Indonesia, " kata mantan deputi Olahraga Prestasi Kemenpora, Prof. Joko Pekik saat menjadi pembicara dalam Rakernas SIWO PWI di Rich Hotel  Yogyakarta, Jumat (6/7/2018).

Joko mengatakan, meski UU mensyaratkan Ketua KONI bukan pejabat publik, namun di dalamnya tidak ada sanksi. Pejabat publik masih saja tetap dipilih jadi Ketua KONI. 

"Memang tidak ada sanksi. Cukup dengan izin menteri, semua bisa. Di beberapa daerah memang tidak boleh tidak, mereka masih pakai pejabat publik. Ini semua karena ketergantungan kita terhadap pembiayaan dari pemerintah masih sangat tinggi. Jadi memang masih butuh ketua yang pejabat publik, " kata Joko Pekik. 

Pengurus KONI Pusat ini mengatakan, saat ini peran swasta sudah semakin baik. Dia berharap kondisi ini bisa mrmbawa perubahan dalam prestasi olahraga Indonesia. 

"Peran swasta memang sudah semakin baik. Ini karena memang sepak bola misalnya, tidak sekadar tendang bola, tapi sudah menjadi industri. Ini juga berlaku di cabang lainnya, " kata Joko Pekik. 

Rakernas Siwo PWI dibuka Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X do GOR Amang Rogo, Kamis (5/7/2018) malam. Rakernas diikuti pengurus SIWO dan PWI dari seluruh Indonesia. (*)

Penulis: Sipri Seko
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved