Festival 1001 Kuda di Sumba Ditunda
Baru-baru ini kami mendapat surat dari Bupati Sumba Barat Daya untuk meminta penundaan Parade 1001 Kuda Sandelwood Sumba
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi
POS-KUPANG.COM | KUPANG--Pelaksanaan Parade 1001 Kuda Sandelwod di Sumba yang sediannya dilaksanakan pada tanggal 5 Juli 2018 ditunda pada tanggal 7 Juli 2018.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT Dr. Jelamu Ardus Marius, M.Si dalam jumpa pers yang digelar di Kantor Dinas Pariwisata Provinsi NTT Jalan Frans Seda, Kupang, Senin (2/7/2018) siang.
Jelamu mengatakan, penundaan tersebut disebabkan karena pada tanggal 4 sampai 5 Juli 2018, dilaksanakan perhitungan suara di Kabupaten Sumba Barat Daya, sehingga tidak memungkinkan untuk melaksanakan kegiatan tersebut.
Jelamu mengungkapkan, atas masalah tersebut, ia sudah melakukan diskusi dengan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sumba Barat Daya.
Menurutnya,, karena pada tanggal 4 sampai 5 Juli 2018 dilaksanakan perhitungan suara, sehingga pelaksanaan Parade 1001 Kuda Sandelwod tidak dapat dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
" Baru-baru ini kami mendapat surat dari Bupati Sumba Barat Daya untuk meminta penundaan Parade 1001 Kuda Sandelwood Sumba yang sediannya dilaksanakan pada tanggal 5 Juli 2018 di Tambolaka," kata Jelamu.
Atas masalah tersebut, kata Jelamu, ia juga sudah melakukan komunikasi dengan Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya untuk membicarajan hal tersebut.
Menurutnya, berdasarkan pantauan dilapangan, Kabupaten Sumba Timur sudah siap melaksanakan parade 1001 Kuda Sandelwod pada tanggal 12 sampai 14 Juli 2018.
Kemudian, tambah Jelamu, Kabupaten Sumba Barat juga sudah siap melaksanakan parade tersebut pada tanggal 7 sampai 8 Juli 2018.
" Sehingga tadi saya diskusi dengan Gubernur bahwa pelaksanaan dari Parade 1001 Kuda Sandelwod di Sumba tetap dilaksanakan," ungkapnya.
Jelamu menjelaskan, Gubernur NTT mengharapkan parade tersebut dilaksakan serentak mulai dari Kabupaten Sumba Barat Daya sampai Sumba Timur.
Namun, ungkap Jelamu, karna situasi dilapangan khususnya, perhitungan suara di Sumba Barat Daya dan atas surat dari Bupati Sumba Barat Daya tidak memungkinkan untuk melaksanakan kegiatan tersebut.
" Sehingga arahan dari Bapak Gubernur tadi, kita tetap lakukan tanggal 7 dan 8 di Waikabubak dan kemudian tanggal 11 dan seterusnya di Sumba Timur," ungkapnya.
Jelamu mengatakan, pihaknya perlu memberikan informasi kepada masyarakat karena Parade 1001 Kuda Sandewod merupakan salah satu top event nasional yang telah dijadwalkan pelaksanaannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/marius-ardu-jelamu_20180529_193400.jpg)