Angkatan Udara Libya Serang Posisi Gerilyawan

serangan udara tersebut adalah bagian dari operasi tempur guna memburu kelompok gerlyawan yang melarikan diri dari wilayah sabit minyak

Editor: Ferry Ndoen
Bom kembar di masjid Libya pada Jumat (8/2/2018) 

POS KUPANG.COM - Angkatan Udara Libya melancarkan serangan pada Minggu larut malam (24/6) terhadap sisa gerilyawan di dekat Kota Bani Walid, sekitar 180 kilometer di sebelah tenggara Ibu Kota Libya, Tripoli.

Kamar Operasi Angkatan Udara mengkonfirmasi di dalam satu pernyataan bahwa jet tempurnya telah melancarkan empat serangan udara yang ditujukan ke gerilyawan dan oposisi Chad, yang melarikan diri dari wilayah sabit minyak beberapa hari sebelumnya.

Menurut pernyataan itu,i serangan udara tersebut adalah bagian dari operasi tempur guna memburu kelompok gerlyawan yang melarikan diri dari wilayah sabit minyak, demikian laporan Xinhua, di Jakarta, Senin pagi. Gerilyawan, katanya, telah kehilangan banyak anggota.

Sisa kelompok IS bergerak di daerah gurun dan lembah dari Sirte ke Bani Walid, menuju kota besar di bagian selatan negeri itu.

Kelompok gerilyawan garis keras tersebut, yang menamakan diri Brigade Pertahanan Benghazi dan bersekutu dengan Ibrahim Jathran, mantan kepala dinas pengawal instalasi minyak yang kini buron, pada pertengahan Juni melancarkan serangan terhadap wilayah sabit minyak Libya dan bentrok dengan pasukan militer di sana.

Pekan lalu, militer Libya mengumumkan militer telah mengalahkan gerilyawan fanatik dan telah merebut wilayah tersebut, setelah pertempuran yang menewaskan 16 prajurit dan puluhan gerilyawan.

Wilayah sabit minyak, yang berada sekitar 500 kilometer di sebelah timur Ibu Kota Libya, Tripoli, berisi pelabuhan-minyak terbesar di negeri itu. (*)

Baca: Tak Liburkan Karyawan pada Pilkada 27 Juni, Perusahaan Bakal Kena Sanksi. Bagaimana di Daerah Anda?

Sumber:
Tags
Libya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved