4 Hal Penting Untuk Diketahui Pemula Saat Hadapi Jalur Tanjakan Pakai Mobil Manual

4 hal penting untuk diketahui pemula saat menghadapi jalur tanjakan menggunakan mobil manual. Apa saja itu?

ISTIMEWA
Ilustrasi mobil parkir 

POSKUPANG.COM -   4 hal penting untuk diketahui pemula saat menghadapi jalur tanjakan menggunakan mobil manual. Apa saja itu?

Berkaca pada kejadian Daihatsu Ayla nggak kuat nanjak, dugaannya karena human error.

Jadi musim mudik 2018 ini, viral kejadian Daihatsu Ayla nggak kuat menanjak di Jembatan Keteng, Susukan, Semarang, Jawa Tengah.

Baca: Nah Loh, Benar Nggak Suami Dina Lorenza Tertangkap Narkoba dan Miliki Senjata Ilegal?

Baca: 5 Perempuan Ini Melahirkan di Usia Paruh Baya, Bagaimana Penjelasan Medisnya

Dari video yang beredar, bahwasannya Daihatsu Ayla tersebut alami mati mesin di trek menanjak.

Si pengemudi coba menyalakan mesin dan mobil tetap nggak kuat menanjak, lah kok malah melorot.

Perlu disadari, bahwasannya saat ini nggak ada pengemudi yang punya pengalaman lalui jalur tol yang baru dibuka.

Tapi tidak sedikit pengemudi yang punya pengalaman menghadapi handicap yang mirip dengan yang ada di sepanjang ruas tol Trans Jawa itu.

Salah satunya saat harus melintas di jembatan Keteng, Susukan, Semarang.

Mereka yang sudah banyak pengalaman berkendara luar kota, tentu tahu bagaimana cara menghadapi rintangan seperti itu.

Kalau masih baru pertama alias newbie, hampir bisa dipastikan kejadian seperti Daihatsu Ayla nggak kuat nanjak akan terjadi lagi.

Baca: Keliling 3 Desa, Camat Cibal Barat Bawa Pulang Segudang Aspirasi Masyarakat

Baca: Ditinggal Tidur 3 Jam, Antonius Febrianto, Nelayan Magepanda Hilang di Laut Nangahure

Mengantisipasi ruas jalan yang menanjak, ada beberapa hal yang perlu diingat.

1. Jangan panik

Saat mesin tiba-tiba mati di tanjakan, jangan sampai panik.

Kalau Anda panik, masalah sepele nggak akan bisa diselesaikan.

2. Gigi rendah

Untuk yang satu ini, kalau melihat konturnya nggak terlalu miring bisa tetap pakai gigi perneling 3 atau 2.

Tapi kalau terlihat tanjakannya curam, siap-siap deh oper gigi dari 2 ke 1.

Baca: Janda Usia 78 Tahun yang Nikahi Pemuda Usia 28 Tahun Kini Sudah Hamil 7 Bulan, Selamat Ya

Baca: PNS Dua Anak Sering Nginap di Rumah Janda, Warga Lakukan Hal Ini Ke Mereka

3. Mesin mati

Biasanya kalau nggak memindahkan ke gigi perneling yang lebih rendah saat menanjak, power mesin ngedrop dan kemudian mati.

Dalam kondisi seperti ini, nggak perlu buru-buru menghidupkan mesin lagi.

Injak rem dan juga fungsikan rem tangan, biar nggak melorot tuh mobil.

Kalau sudah berhenti, hidupkan mesin lalu injak koplingh dan masukkan perneling digigi 1.

Baca: Sadis! Usai Bunuh Tetangganya, Pria Ini Bawa Kepala Korban ke Kantor Desa

Baca: Sadisnya! Polisi Ini Memukuli Seorang Perempuan yang Sedang Berjemur di Pantai, Ini Faktanya

Injak gas, lepas pedal kopling berlahan sambil juga release handrem pelan-pelan.

Begitu mobil bergerak, tekan pedal gas agak lebih dalam.

4. Nyalakan hazard

Dalam kondisi mesin mati di tanjakan, jangan lupa nyalakan lampu hazard.

Agar pengguna jalan lain, tahu bahwa Anda dalam kondisi ada masalah.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved