Rabu, 29 April 2026

Kadis Kebudayaan Propinsi NTT Berikan Dua Jempol Untuk TTS

Melestarikan budaya daerah sangat penting, karena akar dari jatih diri bangsa adalah budaya.

Penulis: Dion Kota | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/DION KOTA
Tarian okomama, nampak para penari cilik sedang mementaskan tarian okomama di hadapan‎ Kepala Dinas Kebudayaan Propinsi NTT, Sinun Petrus Manuk, Kepala Balai Cagar Budaya Wilayah Bali dan Nusa Tenggara, I Wayan Muliyansa dan‎ Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya Wilayah Bali dan Nusa Tenggara, ‎I Made Sidharda 

Laporan Reporter Pos-kupang.com, Dion Kota

POS-KUPANG.COM|SOE -– Kepala Dinas Kebudayaan Propinsi NTT, Sinun Petrus Manuk memberikan dua jempol kepada pemerintah Kabupaten TTS atas usahanya dalam melestarikan dan memajukan budaya.

Dirinya bahkan menilai Kabupaten TTS sebagai Kabupaten terbaik di NTT dalam hal pelestarian budaya.

Hal ini diungkapkan Petrus saat memberikan sambutan dalam acara sosialisasi pengelolaan kekayaan dan keberagaman budaya TTS, Selasa (5/6/2018) di aula Mutis, Kantor Bupati TTS.

Ia mengaku, usaha yang dilakukan pemerintah Kabupaten TTS, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam melestarikan dan memajukan budaya patut diberikan apresiasi.

Melestarikan budaya daerah sangat penting, karena akar dari jatih diri bangsa adalah budaya. Oleh sebab itu, budaya sangat penting untuk dilestarikan agar jatih diri bangsa Indonesia tidak pusar termakan oleh waktu.

‎" Saya baru sekitar 10 bulan menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan, tetapi sudah tiga kali datang ke TTS untuk mengikuti acara yang temakan pelestarian budaya. Ini menunjukan pemerintah Kabupaten TTS memiliki fokus untuk melestarikan budaya. Hal inilah yang patut saya berikan dua jempol," ujar Petrus.

Pada bulan Oktober lanjut Petrus, Dinas Kebudayaan Propinsi NTT akan menyelenggarakan pekan budaya tingkat Propinsi.

Diharapkan dalam event tersebut, pemerintah kabupaten TTS harus ikut berpartisipasi menampilkan kebudayaan setempat.

Selain itu, pada tahun 2019, Propinsi NTT dipercaya menjadi tuan rumah pameran musik tradisional tingkat nasional.

Oleh sebab itu, alat musik tradisional dari Kabupaten TTS juga harus memanfaatkan event tersebut untuk unjuk kebolehan.

Dirinya juga berharap, mulai dari tingkat Desa/Kelurahan, Kecamatan hingga Kabupaten/Kota, harus menyelenggarakan pekan budaya untuk melestarikan budaya.

" Saya senang, di Kabupaten TTS sudah ada pekan budaya tingkat Kabupaten. Saya berharap bisa menularkannya hingga tingkat Desa/Kelurahan agar budaya kita tetap lestari," ajaknya.

Bupati TTS, Ir. Paul Mella dalam sambutannya yang dibacakan Asisten I Setda TTS, Okto Nabunome berharap kegiatan sosialisasi keberagaman dan kekayaan budaya bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para peserta untuk menambah wawasan terkait budaya TTS.

Selain itu, dengan mengikuti kegiatan tersebut, para peserta terpanggil untuk ikut berpartisipasi dalam melestarikan dan memajukan budaya TTS.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved