Padi Mapan Jadi Solusi Bagi Petani Sawah yang Kekurangan Air

Jenis padi yang tahan panas ini menjadi solusi bagi petani yang memiliki sawah di daerah kekurangan air.

Padi Mapan Jadi Solusi Bagi Petani Sawah yang Kekurangan Air
POS KUPANG/TENY JENAHAS
Inilah hasil padi hibrida Mapan yang sudah diujicoba di Kabupaten Malaka tahun 2017.

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM|BETUN--Padi varietas hibrida Mapan terus dilakukan diujicoba di Kabupaten Malaka.

Jenis padi yang tahan panas ini menjadi solusi bagi petani yang memiliki sawah di daerah kekurangan air.

Padi Mapan ini berpeluang untuk dikembangkan di Kabupaten Malaka di daerah yang kekurangan air irigasi.
Ujicoba pertama padi Mapan ini dilakukan tahun 2017 pada kelompok tani Karya Maju Kmanasa di sawah milik
Stef Seran seluas 0,6 hektare dan Ignasius Sugeng seluas 0,36 hektare.

Baca: Waspada Potensi Angin Kencang di Kota Kupang dan Beberapa Tempat Hari Ini

Baca: Kabid Frans :Manggarai Sudah Dua Kali Mewakili NTT OSN Matematika

Produktivitas yang diperoleh di sawah Stef Seran sebesar 11,4 ton per hektare dan di sawah Ignasiuss Sugen sebesar 11,6 ton per hektare.

Hal itu dikatan Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Kabupaten Malaka, Yustinus Nahak kepada wartawan di Betun, Senin (28/5/2018).(*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved