Situs Gua Jepang Rane di Mbay Tidak Diurus

Didepan pintu masuk Gua tampak tiga buah bambu yang sudah rusak sebagai pintu gerbang.

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Kondisi pagar bambu digerbang masuk Situs Gua Jepang Rane yang sudah rusak, Kamis (24/5/2018). 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG. COM | MBAY -- Situs Gua Jepang Rane di Mbay Kabupaten Nagekeo tampak tak terurus.

Didepan pintu masuk Gua tampak tiga buah bambu yang sudah rusak sebagai pintu gerbang.

Pantauan Pos Kupang, Kamis (24/5/2018) tampak digerbang situs gua Jepang sudah ditumbuhi rumputan liar.

Sehingga orang tidak bisa mengetahui apakah itu situs bersejarah atau tidak.

Baca: Bikin Malu Kerajaan Inggris, Ini 8 Kenakalan Pangeran Harry di Masa Lalu. Pernah Cium Prajurit!

Baca: Foto Member BTS versi Full HD Dirilis Media Korea, Gantengnya Keterlaluan!

Baca: Kisah Asmara Bocah SD dan Siswi SMP Ini Tak Patut Ditiru oleh Anak-Anak dan Remaja

Beberapa warga mengaku rumput digerbang masuk tidak pernah diperhatikan sehingga banyak orang tidak mengetahui tempat bersejarah tersebut.

"Pintu gerbang itu sudah rusak, karena pakai bambu saja. Coba dirawat bagus, " ungkap Dinus warga setempat.

Warga berharap agar ada perhatian serius dari pemerintah terkait situs sejarah diwilayah Nagekeo. Sehingga bisa dijadikan sebagai tempat pariwisata yang bagus.(*)

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved