Anak Anton Ferdiantono Hidup Berbanding Terbalik dari Ayah-Ibunya Gegara Hal Ini
Anak Anton Ferdiantono Hidup Berbanding Terbalik dari Ayah-Ibunya Gegara Hal Ini
POS-KUPANG,COM|SURABAYA --Anak Anton Ferdiantono Hidup Berbanding Terbalik dari Ayah-Ibunya Gegara Hal Ini
Beberapa anggota keluarga ini tewas akibat bom milik mereka sendiri di Rusun Wonocolo, Taman, Sidoarjo.
Mereka adalah Anton Febrianto (47), Puspitasari (47), dan keempat anaknya.
Yaitu HAR (17), AR (15), FP (11) dan GHA (10).
Kejadian ini terjadi malam hari setelah paginya ada tiga gereja yang dibom bertubi-tubi.
Ketiga gereja itu juga dibom oleh sebuah keluarga, yaitu keluarga Dita Supriyanto yang tinggal di kawasan Wonorejo, Rungkut, Surabaya.
Menurut Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Mahfud Arifin, keluarga Anton juga akan bertindak seperti keluarga Dita.
Mereka diketahui berniat menjadi "pengantin" alias bomber bunuh diri.
"Mereka itu pelaku, bukan korban," kata Irjen Mahfud Arifin di lokasi kejadian, Senin (14/5/2018) dini hari.
Baca: Tergolek Sebatang Kara di RS, Begini Kabar Terkini Ais Putri Pelaku Bom di Poltabes Surabaya
Baca: GEMPAR .Ahmad Dhani Ungkap Dalang Dibalik Bom Surabaya, Bukan Teroris?
Baca: Ketika Deddy Corbuzier Kutip Ayat Alquran Bahas Serangan Bom Surabaya, Begini Katanya
Baca: Lelaki Ini Tengah Diburu Polisi, Dia Adalah Guru dari Pelaku Bom Gereja di Surabaya
Sebelum melancarkan aksinya, keluarga Anton Febrianto malah ada yang tewas dan terluka karena bom sendiri.
Anggota keluarga yang tewas yaitu sang istri, Puspitasari, dan anak keduanya, AR.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/kerdus-dikira-bom-palmerah_20180515_182610.jpg)