Kamis, 16 April 2026

Paus Terdampar, Ini Imbau BKKPN untuk Warga Oesapa

wilayah perairan NTT pulau Kera adalah salah satu habitat paus kepala melon.

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Ferry Ndoen
pos kupang.com, laus markus goti
Ikan Paus Terdampar di Pantai Oesap, Kupang 

Laporan Reporter POS KUPANG, Laus Markus Goti

POS KUPANG.COM. KUPANG- Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang melalui Herri B Putra kepala seksi pendayagunaan dan pengawasan BKKPN Kupang imbau warga Oesapa untuk tidak membuang sampah di pesisir pantai. Minggu (13/05/18).

Hal tersebut diungkapkannya menanggapi terdamparnya paus kepala melon di pantai Oesapa dekat pasar Oesapa pada Sabtu (12/05/18).

"BKKPN mengimbau seluruh warga Oesapa terutama yang tinggal di pesisir pantai, jangan buang sampah plastik ke pesisir pantai. Kalau terbawa ke laut dan di makan oleh ikan, maka ikan bisa sakit dan mati," ungkap Herri.

Tim analis BKKPN Kupang yang turut hadir di lokasi dan bersama warga mendorong paus supaya berenang ke habitatnya mengatakan kemungkinan besar paus yang terdampar itu sakit.

"Paus kepala melon ini kemungkinan besar sakit, sehingga ia tidak kuat menahan derasnya ombak yang menghantar dia ke pesisir," ungkap Kastian salah satu tim analis.

Sakitnya paus kepala melon ini menurut Kastian bisa saja disebabkan oleh berbagai faktor, misalnya makanan.

"Bisa saja paus ini menelan plastik. Itu sangat berbahaya pada kesehatannya," lanjut Kastian.

Ia menjelaskan pula paus kepala melon pada umumnya berwarna hitam dengan panjang kira-kira 2, 7 m dan berat berkisar 160 kg.

Bentuk badannya seperti torpedo dengan kepala langsing mengerucut dan bibirnya berwarna putih.

Herri menambahkan, di wilayah perairan NTT pulau Kera adalah salah satu habitat paus kepala melon.

"Salah satu habitat paus kepala melon ini di pulau Kera. Jadi warga dimohon untuk jangan buang sampah plastik di pesisir atau di laut, berbahaya! Apalagi lokasinya dekat," tegas Herri.

Menurut keterangan William Vanggidae salah satu warga, paus kepala melon terdampar pada pukul 14.30 Wita (Sabtu, 13/05/18).

Awalnya ia mengira tumpukan sampah, namun setelah mengamati secara teliti dan ia sadar kalau itu adalah seekor ikan besar.

Warga setempat berupaya mendorong paus kepala melon ini supaya ia berenang ke habitatnya, namun selalu gagal.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved