Dokter Bimanesh Mengaku Menyesal Merawat Setya Novanto

Dokter Bimanesh mengaku menyesal telah merawat mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto.

Dokter Bimanesh Mengaku Menyesal Merawat Setya Novanto
tribunnews.com
Mantan Ketua DPR, Setya Novanto (Setnov) memberi kesaksian dalam sidang lanjutan kasus merintangi penyidikan korupsi KTP elektronik dengan terdakwa Bimanesh Sutarjo (kiri) di Pengadilan Tipikor, Jalan Bunggur Besar, Jakarta Pusat, Jumat (27/4/2018). 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Dokter Bimanesh mengaku menyesal telah merawat mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto. Penyesalan ini disampaikan ketika ditanya seusai persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (27/4/2018)

Ditanya wartawan, apakah dia menyesal telah merawat Setya Novanto? Menurut Dokter Bimanesh, penyesalan itu ada namun kini tidak berguna lagi.

Baca: Mendebarkan! Setelah Setya Novanto, Diduga Masih Ada Aktor Lain yang Mendapat Giliran. Siapa Ya?

"Saya menyesal tapi kan gak ada gunanya sekarang," jawab dokter Bimanesh.

Sepanjang persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (27/4/2018) kemarin, terdakwa dokter Bimanesh terlihat menatap tajam mantan Kedua DPR RI, Setya Novanto.

Baca: Kasus E-KTP, Terungkap Setya Novanto Mau Dibuat Gila Lewat Hantu Gunung dari Kota Bangka

Kebetulan saat itu, Setya Novanto menjadi saksi di kasus dokter Bimanesh, atas dugaan merintangi penyidikan e-KTP yang disidik oleh KPK.

Ditemui usai persidangan, dokter Bimanesh mengakui memang menatap tajam Setya Novanto. Menurutnya itu hal yang wajar.

Baca: Saat Rumahnya Digeledah KPK, Setya Novanto Mengaku ke Bogor

Dikonfirmasi apakah tatapan itu karena adanya kebencian? Pasalnya karena merawat Setya Novanto, kini Dokter Bimanesh duduk di kursi terdakwa?

"Kalau benci itu urusan pribadi, masing-masing urusan pribadi. Prinsipnya saya mengobati orang dengan tulus iklas tidak pernah memikirkan dia siapa. Seorang dokter kan sumpah jabatan begtu, tapi setelah saya melakukan ini kok saya jadi masuk disini. Ditahan di guntur itu yang saya persoalkan," ungkap dokter Bimanesh.

"Jadi ya wajar lah kalau saya menatap begitu, kewajaran kalau anda diperlakukan begitu, wajarlah. Dokter loh, mengobati dengan tulus," kata dokter Bimanesh lagi.

Dalam perkara ini, dokter Bimanesh dan Fredrich menjadi terdakwa karena diduga merintangi penyidikan kasus e-KTP yang melibatkan Setya Novanto.

Bersama Fredrich Yunadi, Bimanesh disebut bersekongkol mengatur agar Setya Novanto dirawat tidak bisa memenuhi panggilan penyidik KPK. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved