Sabtu, 11 April 2026

JICA Batal Bantu Air Bersih di Pulau Messah Labuan Bajo

JICA batal memberikan bantuan pembangunan sarana air bersih di Pulau Messah, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat

Penulis: Servan Mammilianus | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/SERVAN MAMMILIANUS
Tim dari Jepang saat bertemu Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch Dula beberapa waktu lalu. 

Laporan Reporter POS--KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Pemerintah Jepang melalui Badan Kerjasama Internasional Jepang atau yang lebih dikenal dengan nama Japan Internasional Coorpration Agency (JICA), batal memberikan bantuan pembangunan sarana air bersih di Pulau Messah, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Direktur PDAM Wae Mbeliling Labuan Bajo, Aurelius Hubertus Lendo, membenarkan itu saat dikonfirmasi poskupang.com, Kamis (26/4/2018).

Drs. Agustinus Ch Dula
Drs. Agustinus Ch Dula (POS KUPANG/MEO)

"JICA tidak jadi membangun sarana air bersih di Pulau Messah karena ternyata mereka orientasinya bisnis. Tetapi pembangunan sarana air bersih di Pulau Messah itu tetap dilakukan karena sudah ada dana hibah," kata Aurelius.

Minum air putih.
Minum air putih. (abcnews.com)

Pihaknya, terus berusaha agar pembangunan sarana air bersih di Messah segera dilakukan.
Diberitakan sebelumnya, tim dari Kementerian Luar Negeri Jepang sudah melakukan survey pada Bulan Maret 2017 untuk bangun sarana air bersih di Messah.

Baca: Mengapa Dana Pembebasan Lahan Bandara Ende Sebesar Rp 15 Miliar Diblokir? Begini Alasannya

Selain itu, survey atau studi primer untuk menentukan tekhnologi apa yang cocok digunakan dalam pembangunan penyulingan itu sudah sempat dilakukan.

Tim dari pemerintah Jepang sudah dua kali datang ke Pulau Messah dan Seraya Besar. Pertama datang untuk survey dan kedua untuk lakukan studi primer.(*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved