JICA Batal Bantu Air Bersih di Pulau Messah Labuan Bajo
JICA batal memberikan bantuan pembangunan sarana air bersih di Pulau Messah, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat
Penulis: Servan Mammilianus | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS--KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus
POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Pemerintah Jepang melalui Badan Kerjasama Internasional Jepang atau yang lebih dikenal dengan nama Japan Internasional Coorpration Agency (JICA), batal memberikan bantuan pembangunan sarana air bersih di Pulau Messah, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).
Direktur PDAM Wae Mbeliling Labuan Bajo, Aurelius Hubertus Lendo, membenarkan itu saat dikonfirmasi poskupang.com, Kamis (26/4/2018).
"JICA tidak jadi membangun sarana air bersih di Pulau Messah karena ternyata mereka orientasinya bisnis. Tetapi pembangunan sarana air bersih di Pulau Messah itu tetap dilakukan karena sudah ada dana hibah," kata Aurelius.
Pihaknya, terus berusaha agar pembangunan sarana air bersih di Messah segera dilakukan.
Diberitakan sebelumnya, tim dari Kementerian Luar Negeri Jepang sudah melakukan survey pada Bulan Maret 2017 untuk bangun sarana air bersih di Messah.
Baca: Mengapa Dana Pembebasan Lahan Bandara Ende Sebesar Rp 15 Miliar Diblokir? Begini Alasannya
Selain itu, survey atau studi primer untuk menentukan tekhnologi apa yang cocok digunakan dalam pembangunan penyulingan itu sudah sempat dilakukan.
Tim dari pemerintah Jepang sudah dua kali datang ke Pulau Messah dan Seraya Besar. Pertama datang untuk survey dan kedua untuk lakukan studi primer.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/tim-dari-jepang_20180426_145114.jpg)