Chris Rotok Siap Jika KPU Beri Ruang Debat Cawagub

Calon Wakil Gubernur (Cawagub) NTT, Drs. Chris Rotok menyatakan, dirinya siap mengikuti segmen debat khusus bagi cawagub

Chris Rotok Siap Jika KPU Beri Ruang Debat Cawagub
POS KUPANG/EGY MOA
Calon Gubenur NTT, Drs. Christian Rotok, berorasi di hadapan ribuan massa di Lapangan Motang Rua Ruteng, Senin (11/3/2013).

Laporan Wartawan Pos-Kupang.Com, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Calon Wakil Gubernur (Cawagub) NTT, Drs. Chris Rotok menyatakan, dirinya siap mengikuti segmen debat khusus bagi cawagub, apabila KPU NTT memberi ruang dalam segmen debat paslon berikutnya. Debat paslon Pilgub NTT masih dua kali lagi, yakni pada 8 Mei 2018 dan 23 Juni 2018.

Baca: Tarian Ini Membuat Suasana Syukuran Paskah di UKAW Menjadi Semarak

Chris menyampaikan hal ini kepada Pos- Kupang.Com, Sabtu (7/4/2018). Menurut Chris, apabila aspirasinya dan tim Paket Esthon-Chris agar ada segmen debat khusus cawagub, maka dirinya sangat siap.

"Tentu saya siap kalau memang KPU NTT beri ruang dalam debat paslon nanti, apabila ada segmen debat khusus bagi cawagub," kata Chris.

Baca: Maria Terima Ganti Rugi Rp 1,9 Miliar dari Pembebasan Lahan Terminal Tipe C

Dijelaskannya, dalam debat pertama, memang ada masalah soal alokasi waktu yang diberikan sehingga debat kurang maksimal. Selain itu, lanjutnya, perlu ada segmen khusus untuk adu gagasan antar cawagub.

"Perlu ada ruang atau segmen sendiri bagi cawagub agar bisa berdebat dan beradu gagasan serta argumentasi," kata Chris.

Baca: Kepala BLUD SPAM Matim Beberkan Alasan Belum Pasang Pipa Air Bersih ke Pelanggan

Sebelumnya, Chris menjelaskan, pada prinsipnya proses atau forum debat kandidat itu sangat baik, karena dapat memberi pemahaman dan pencerahan kepada masyarakat soal berpolitik yang baik dan santun.

"Kami setuju dengan debat karena secara prinsip sangat baik. Hanya saja saya minta harus ada segmen khusus debat untuk para cawagub," katanya.

Dia mengakui, alokasi waktu yang diberikan oleh KPU sangat singkat sehingga terkadang paslon gegabah mengejar waktu dan kurang terkonsentrasi pada tanggapan ataupun jawaban.

"Kalau ditanya bagaimana penilaian kami terhadap debat, saya mau katakan tidak maksimal, karena alokasi waktu yang diberikan sangat singkat. Dengan waktu itu, yang bisa dimunculkan hanyalah visi dan misi," ujarnya.

Mantan Bupati Manggarai dua periode ini juga meminta agar dalam debat selanjutnya ada progres yang dimunculkan atau capaian kinerja pembangunan yang ada di NTT. Karena, dengan capaian itu, paslon bisa melihat jelas apa yang bisa dilakukan kedepan ketika terpilih. (*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved