Bawaslu NTT Ingatkan Paslon Tidak Saling Serang dengan Isu SARA

Bawaslu Provinsi NTT mengingatkan empat pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur NTT agar dalam debat paslon tidak saling menyerang

Bawaslu NTT Ingatkan Paslon Tidak Saling Serang dengan Isu SARA
Pos Kupang/Oby Lewanmeru
Anggota Bawaslu NTT, Jemris Fointuna

Laporan Wartawan Pos-Kupang.Com, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi NTT mengingatkan empat pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur NTT agar dalam debat paslon tidak saling menyerang antar individu atau privasi calon lain. Begitu juga dilarang untuk mengangkat isu SARA.

Baca: Kepsek SMKN 1 Kupang Sebut Tidak Ada UNBK Susulan

Hal ini disampaikan Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Bawaslu NTT, Jemris Fointuna, ketika dikonfirmasi Pos-Kupang.Com, Kamis (5/4/2018).

Menurut Jemris, debat pertama paslon yang digelar KPU NTT akan diselenggarakan dan disiarkan langsung oleh media iNews TV pada Kamis 5 April 2018 pada pukul 19.00 WIB atau pukul 20.00 WITA.

Baca: Tiga Terdakwa Kasus Tanah Malasera Disidangkan di Pengadilan Tipikor Kupang

"Jadi kami minta agar dalam debat, paslon hanya fokus pada materi dan tema debat, yakni pembangunan ekonomi dan infrastruktur. Jangan saling serang antar paslon, apalagi singgung privasi calon serta Ras," kata Jemris.

Dia mengatakan, Bawaslu NTT terus melakukan pengawasan terhadap semua tahapan kampanye, termasuk debat paslon.

"Sedang untuk debat di Jakarta ini, kami kirimkan tim khusus untuk awasi secara langsung di lokasi debat," katanya. (*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved