Orangtua Murid SMK Babuin Curhat Ini ke Jimy Sianto

Ketua Komisi V DPRD NTT, Jimy Sianto, didampingi anggota Komisi IV, Jefry Un Banunaek, Jumat (23/3/3018) berkunjung ke SMK Negeri 1 Soe.

Orangtua Murid SMK Babuin Curhat Ini ke Jimy Sianto
POS-KUPANG.COM/DION KOTA
Ketua Komisi V DPRD NTT, Jimy Sianto dan anggota Komisi IV DPRD NTT, Jerry Un Banunek, sedang diterima secara adat oleh warga sekolah SMK jarak jauh Babuin di halaman SMK Negeri 1 Soe, Jumat (23/3/3018).

Laporan wartawan Pos-Kupang.Com, Dion Kota

POS-KUPANG.COM, SOE - Ketua Komisi V DPRD NTT, Jimy Sianto, didampingi anggota Komisi IV DPRD NTT, Jefry Un Banunaek, Jumat (23/3/3018) melakukan kunjungan kerja ke SMK Negeri 1 Soe.

Dalam kunjungan tersebut, kedua wakil rakyat itu menyempatkan diri melakukan diskusi dengan para orangtua murid, guru dan siswa SMK jarak jauh Babuin yang merupakan sekolah jarak jauh dari SMK Negeri 1 Soe.

Baca: Emi Nomleni Berharap PKB dan PDIP Tetap Solid Berjuang Meraih Kemenangan

Dalam diskusi tersebut, para orangtua murid mengeluhkan masih minimnya fasilitas ruang kelas dan belum adanya izin operasional sekolah tersebut. Selain itu, para orangtua murid juga meminta adanya perhatian dari pemerintah terhadap para guru yang mengabdi di SMK jarak jauh Babuin.

Kristian Leosae, salah satu orangtua murid mengatakan, keberadaan SMK jarak jauh Babuin merupakan jawaban atas kerinduan warga Desa Babuin, Kecamatan Boking terhadap kehadiran SMK di desa tersebut.

Baca: Rakor Pendidikan, Lebu Raya: Jangan Selalu Cari Kambing Hitam

Pasalnya, jarak SMA atau SMK terdekat dari Desa Babuin berjarak hingga belasan kilometer. Minimnya akses transportasi dan ekonomi warga yang masih tergolong kurang mampu membuat warga Desa Babuin kewalahan jika harus menyekolahkan anaknya jauh dari desa tersebut.

"Pak Dewan, tolong bantu sekolah kami agar memiliki gedung yang layak dan izin operasional. Pasalnya saat ini anak-anak kami belajar di ruang darurat sehingga tidak nyaman. Kami sudah siap menyerahkan tanah kami untuk pemerintah, tetapi kami minta bantuannya untuk bangun gedung sekolah yang layak sehingga bisa dapat izin operasional. Tolong juga perhatikan guru-guru kami, karena setiap bulan mereka hanya terima gaji Rp.100.000 atau Rp.200.000 dari uang komite sekolah. Kalau bisa mereka diangkat jadi guru kontrak provinsi sehingga kesejahteraan mereka lebih baik," pinta Kristian.

Mendengar permintaan tersebut, Ketua Komisi V DPRD NTT, Jimy Sianto mengaku, siap memperjuangkan aspirasi warga Desa Babuin. Dia akan membangun komunikasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT agar segera turun ke Desa Babuin untuk melihat keadaan SMK jarak jauh Babuin. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved