Anjing Diduga Rabies Sudah Disembelih dan Dijadikan RW

Anjing asing yang menyerang Masimo Bastian (8) warga Desa Riit, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, ternyata berhasil dikejar lalu dibunuh oleh warga.

Anjing Diduga Rabies Sudah Disembelih dan Dijadikan RW
pos kupang.com, eginius moa
Korban gigitan anjing yang diduga rabies terbaring di UGD RSUD dr.TC.Hillers, Maumere, Pulau Flores, Kamis (16/3/2017) pukul 23.40 Wita.

Laporan wartawan Pos-Kupang.Com, Eginius Mo'a

POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Anjing asing yang menyerang Masimo Bastian (8) warga Desa Riit, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Jumat (16/3/2017) sore, ternyata berhasil dikejar lalu dibunuh oleh warga.

"Dagingnya mereka potong lalu direbus untuk makan. Namanya juga daging anjing, " kata Kepala Desa Riit, Thobias Susar, dihubungi Pos-Kupang.Com, Rabu (21/3/2018) dari Maumere.

Baca: Warga Tetap Tolak Bendungan Kolhua

Thobias mengatakan, anjing asing yang tidak diketahui asal-usulnya ini terpaksa dibunuh karena tingkahnya ganas menyerang warga yang mengejarnya.

"Mungkin benar anjing ini rabies. Datang dari luar kampung, serang anjing di dalam kampung terus lari lagi. Warga kejar dapat dan bunuh," ujar Thobias.

Baca: Jangan Khawatir! Stok Vaksin di Dinkes Ende Tersedia untuk 6 Bulan

Pasca gigitan anjing yang diduga rabies ini, kata Thobias, warganya dihantui kekhawatiran. Karena anjing milik warga yang lain kemungkinan telah digigit anjing asing itu. Namun saat ini, anjing di Riit belum disuntik vaksin anti rabies.

"Ini yang jadi soal, anjing di kampung ini belum sempat disuntik vaksin," kata Thobias.

Masimo Bastian (8), digigit anjing diduga rabies sampai hari keenam masih dirawat di RSUD Ende. Bastian dirujuk dari RSUD dr. TC Hillers Maumere dirawat luka cabikan anjing di kelopok matanya ke RSUD Ende, karena belum ada dokter spesialis mata di Maumere.

Menurut Thobias, anjing yang menyerang Bastian berasal dari luar Desa Riit. Warga desanya mengakui tak memiliki ciri anjing tersebut. Sebelum menggigit anjing lainnya di Dusun Riit, menurut cerita warga, anjing asing itu juga menggigit beberapa anjing lainnya di Dusun Nilo Lero.

"Dugaan saya dan warga, anjing asing ini kemungkinan berasal dari Desa Wuliwutik menyeberang ke hutan sampai ke Dota, Kimang Buleng terus masuk ke Riit. Warga saya menyatakan tidak memiliki anjing dengan ciri yang menyerang Bastian," kata Thobias. (*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved