Ada Apa Sehingga Pemerintah Berusaha Lakukan Rekonsiliasi Warga Tanjung dan Lewotolok?
sejak Kapolres Lembata, AKBP Janes Simamora memerintahkan anggotanya menggelandang oknum yang diduga sebagai provokator dalam aksi penghadangan
Penulis: Frans Krowin | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Frans Krowin
POS KUPANG.COM, LEWOLEBA - Pemerintah Kecamatan Ile Ape kini sedang berusaha melakukan rekonsiliasi antara warga lima desa di Tanjung dan warga tiga desa di Lewotolok. Upaya ini dilakukan untuk memulihkan suasana pasca ketegangan yang terjadi antara warga dua wilayah tersebut.
Hal ini disampaikan Camat Ile Ape, Kalu Saba Mustadir dan Sekretaris Camat (Sekcam), Paulus Magun saat ditemui secara terpisah di Lewoleba, Selasa (21/3/2018). Saat dikonfirmasi, keduanya hendak mengikuti kegiatan Musrenbang Tingkat Kabupaten Lembata di Hotel Palm Lewoleba.
Camat Mustadir, mengatakan, akhir-akhir ini suasana keamanan dan ketertiban masyarakat pada dua wilayah tersebut, senantiasa aman terkendali. Tak ada lagi ketegangan yang terjadi di antara warga kedua wilayah tersebut.
Redanya ketegangan itu, lanjut dia, sejak Kapolres Lembata, AKBP Janes Simamora memerintahkan anggotanya menggelandang oknum yang diduga sebagai provokator dalam aksi penghadangan dan pemblokiran jalan dari dan ke Tanjung.
Ada pun oknum warga yang dibawa paksa ke Mapolres Lembata terkait aksi penghadangan dan pemblokiran jalan adalah oknum warga dari Lewotolok.
Menurut Camat Mustadir, semenjak oknum warga Lewotolok digelandang ke mapolres, sejak itu pula kondisi kamtibmas reda. Tak ada lagi aksi pun reaksi dari kedua belah pihak.
Dalam suasana yang demikian, lanjut dia, pihaknya ingin mengambil langkah yang sedikit lebih maju. Hal yang dimaksud, adalah pihaknya ingin melakukan fasilitasi agar tercipta rekonsiliasi di antara kedua belah pihak.
"Sekarang ini kami hanya punya satu keinginan, yakni melakukan rekonsiliasi di antara kedua belah pihak. Kami masih mencari cela untuk hal tersebut. Kami juga sedang mengatur waktu untuk mempertemukan kedua belah pihak guna menyudahi ketegangan tersebut," ujar Camat Mustadir.
Hal senada disampaikan Sekretaris Camat Ile Ape, Paulus Magun ketika dihubungi secara terpisah. Secara singkat dia mengatakan, saat ini pemerintah sedang berusaha melakukan rekonsiliasi di antara kedua belah pihak.
"Pemerintah sedang berusaha merekonsiliasi dua pihak. Saat ini kami sedang mencari waktu yang tepat untuk itu," ujar Paulus Magun ketika dikonfirmasi mengenai adanya rencana untuk rekonsiliasi tersebut.
Baik Paulus maupun Camat Mustadir tidak menyebutkan sejauh mana upaya yang telah dilakukan menuju rencana rekonsiliasi tersebut. Yang dijelaskan baru sebatas keinginan pemerintah kecamatan untuk menyelesaian masalah tersebut melalui jalur rekonsiliasi. (*)
Baca: Waduh! Mengapa Hari Ini Seluruh Kabupaten Ende Listrik Padam ?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/camat-ile-ape_20180320_175225.jpg)