Padi Sawah Terendam Air, Romanus Minta Pemkab Matim Lakukan Ini
Romanus Tamat, petani asal Desa Mokel, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), kaget ketika melihat sawahnya sudah terendam air
Penulis: Aris Ninu | Editor: Kanis Jehola
Laporan Wartawan Pos-Kupang.Com, Aris Ninu
POS-KUPANG-COM, BORONG - Romanus Tamat, petani asal Desa Mokel, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), kaget ketika melihat sawahnya sudah terendam air dan rusak, Kamis (15/3/2018) pagi.
Romanus tak menyangka hujan deras yang melanda Desa Mokel selama lima jam, Rabu (14/3/2018) siang hingga sore membawa petaka karena padi yang ia tanam disapu banjir dan terancam gagal panen.
Baca: BLUD SPAM Matim tak Lancar, Warga Borong Lari ke Kali Wae Bobo
Romanus pasrah dan hanya melaporkan apa yang ia alami kepada warga lainnya. "Sawah saya terendam air dan disapur banjir karena Kali Wae Keram dan Kali Wae Luwan yang berada di Desa Mokel meluap dan air masuk sawah. Saluran yang ada di persawahan pun rusak," ujar Romanus di Desa Mokel kepada Pos- Kupang.Com di Borong, Kamis (15/3/2018) sore.
"Lahan persawahan saya yang sebagian besar baru ditanami padi itu hampir pasti mengalami gagal panen," papar Romanus.
Baca: Andre Minta Rekanan Buktikan Diri Sebagai yang Terbaik
Meski demikian Romanus tetap berharap ada kepedulian dari pemerintah untuk meringankan penderitaan yang ia alami.
"Saya berharap saluran irigasi bisa diperbaiki agar padi yang kami tanam lagi tidak terendam air," ujar Romanus.
Kepala Desa Mokel, Vinsensius Ran Riwu, dihubungi Pos-Kupang.Com mengatakan, setiap kali turun hujan, lahan sawah di Desa Mokel selalu terendam banjir. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/romanus-tamat-di-lahan-sawahnya_20180315_191416.jpg)