Menjelang Pemilu 2019 BUMN Berpeluang Dimanfaatkan Seperti Ini Oleh Oligarki
Langkah ini berpeluang menjauh dari amanat konstitusi mensejahterakan rakyat dengan menumpukan berbagai regulasi
"Nah kenapa justru BUMN yang monopoli yang rugi? Itu pasti ada sesuatu. Tetapi menariknya jika kita melihat industri perbankan di Indonesia justru sangat oligopoli yang beresiko ketika ada persoalan ekonomi. Meski demikian saya melihat holding BUMN untuk bersaing di tingkat global merupakan hal yang baik asal dikelola dengan baik," ujarnya.
Akbar Aziz perwakilan Federasi Buruh Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Lampung menuturkan pengelolaan BUMN masih carut marut, tidak memperjuangkan nasib pekerja dan hanya menguntungkan segelintir pihak ketika dilakukan pengembangan anak usaha.
"Salah satu bukti adalah pemeriksaan BPK terhadap Jakarta International Container Terminal maupun terminal peti kelas Pelabuhan Koja ditemukan kerugian yang nilainya jika digabungkan lebih besar dari kasus e-KTP. Hal tersebut justru lepas dari perhatian," paparnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/supriatna_20180309_180545.jpg)