Pria di Kupang Bacok Anak Kecil

Korban Sempat Teriak Om Maurit Potong Beta

Akibat dari kejadian tersebut korban mengalami luka potong pada bahu sebelah kanan dan pipi sebelah kanan.

Korban Sempat Teriak Om Maurit Potong Beta
India Today
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Edy Hayon

POS KUPANG.COM, BABAU-Jajaran Reskrim Polres Kupang mengamankan pelaku penganiayaan korban anak dibawa usia di Desa Oelnaineno, Kecamatan Takari Kabupaten Kupang. Pelaku, Maurit Oemanu melakukan penganiayaan berat dengan memotong korban, Arjun Atto sehingga mengalami luka potong pada bahu sebelah kanan dan pipih sebelah kanan.

Dalam kasus ini tersangka Maurit dikenakan pasal 76 C Jo pasal 80 ayat (2) dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun, denda Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah).

Baca: Ternyata Kontraktor Proyek Kantor Bupati Sikka Rugi Rp 3 Miliar

Kasat Reskrim Polres Kupang, IPTU Simson L Amalo, S.H, kepada Pos Kupang, Jumat (9/3/2018), menjelaskan, sesuai laporan yang diterimanya dari anggota bahwa di Desa Oelnaineno, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang telah terjadi kasus penganiayaan anak di bawah umur dengan pelaku, Maurit Oemanu (35) dengan korban, Arjun Atto (8) warga RT 008/ RW 004 Desa Oelnaineno dengan bukti laporan Polisi Nomor : LP/B/93/III/2018/NTT/Polres Kupang tanggal 8 Maret 2018 Pukul 23.30 Wita.

Adapun identitas pelapor kejadian ini yakni, Bastian Pahnael (41) , pekerjaan Guru, warga RT 008/ RW 04, Desa Oelnaineno, Kecamatan Takari, Kabupaten. Kupang sementara saksi- saksi yang melihat yakni Felipina Atto (37) dan Jhoni Eki (30).

Adapun kronologis kejadian, jelas Simson, berawal pada saat korban bersama dengan teman - temannya sedang bermain petak umpet / sembunyi di belakang rumah Yermias Oemanu pada Rabu (7/3/2018) pukul 13.00 Wita. Sementara korban dan temannya bermain tiba - tiba korban menangis sambil berteriak memanggil Felipina Atto dan mengatakan.

" Om Maurit Potong Beta " kemudian Felipia keluar rumah dan melihat korban sudah bersimbah darah . Setelah itu tiba saksi lain, Jhoni Eki, langsung membawa korban ke Pustu Nekfoneke. Akibat dari kejadian tersebut korban mengalami luka potong pada bahu sebelah kanan dan pipi sebelah kanan.

"Korban mendapatkan perawatan jalan sementara tersangka saat ini sudah diamankan anggota di desa tersebut dan kini sudah mendekam di sel Mapolres Kupang. Dalam kasus ini tersangka Maurit dikenakan pasal 76 C Jo pasal 80 ayat (2) ,ancaman pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun, denda Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah)," jelas Simson.

Tentang sebab utama sampai tersangka menganiaya korban, Simson mengatakan, dari keterangan tersangka bahwa dirinya mengalami sedikit masalah di keluarga. Antara korban dan tersangka juga tidak ada hubungan keluarga.

"Kejadian tanggal 7 Maret dan pelaku ditangkap Kamis (8/3/2018) malam di Kupang dia sembunyi di rumah keluarganya di SMA Negeri 4 Kota Kupang," katanya.(*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved