Sudah Lima Kali Digelar, Ini Tujuan International Education Fair 2018 Di Undana

tahun 2018 penyedia beasiswa yang hadir pameran internasional ada 15 Vendor beasiswa, 15 sponsor dan 18 Komunitas.

Sudah Lima Kali Digelar, Ini Tujuan International Education Fair 2018 Di Undana
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Para pengungjung saat berkonsultasi dengan penyedia beasiswa di Undana, Sabtu (3/3/2018). 

"Nah kita tahu bahwa kita banyak keterbatasan di NTT jadi Undana mencoba mengambil peran sebagai Universitas Negeri tertua di NTT untuk meningkatkan

kualitas SDM bukan hanya sekedar meluluskan tapi mempersiapkan mereka untuk mengejar pendindikan lanjutan ke jenjang yang lebih tinggi," papar Nina.

Baca: Tega Benar, Janda Ini Sundut Mata Dua Putrinya Pakai Rokok Disaksikan Calon Suami

Para pengungjung saat berkonsultasi dengan penyedia beasiswa di Undana, Sabtu (3/3/2018).
Para pengungjung saat berkonsultasi dengan penyedia beasiswa di Undana, Sabtu (3/3/2018). (POS KUPANG/GORDI DONOFAN)

Dikatakannya, pengunjung saat pameran itu merupakan anak-anak SMA, mahasiswa S1, mahasiswa S2 dan profesional. Mereka yang sudah bekerja tapi masih ada kemauan untuk lanjut studi ke jenjang yang lebih tinggi lagi.

Nina mengungkapkan, tahun 2018 penyedia beasiswa yang hadir pameran internasional ada 15 Vendor beasiswa, 15 sponsor dan 18 Komunitas.

Vendor beasiswa yang ikut saat pameran yaitu, AAI, AMINEF, STUNED, Embassy of Ireland, IALF, Grow office, IFI, Atlas Education, ELC, IDP Bali, American University, LPDP, BPS, Swedish Institut dan UASAID Prestasi.

Ia juga mengatakan, antusiasme peserta yang berkunjung dari tahun ke tahun meningkat memanfaatkan peluang beasiswa keluar negeri. Baik informasi pendidikan maupun informasi lain.

Baca: Pendaftaran CPNS 2018, Pemerintah Prioritaskan Tenaga Pendidikan dan Kesehatan

Para pengungjung saat berkonsultasi dengan penyedia beasiswa di Undana, Sabtu (3/3/2018).
Para pengungjung saat berkonsultasi dengan penyedia beasiswa di Undana, Sabtu (3/3/2018). (POS KUPANG/GORDI DONOFAN)

"Fasilitas dan peluang ada. Tapi sekarang apakah mau atau tidak. Bagaimana kita menyiapkan diri kita bersaing dalam kompetisi menangkap peluang beasiswa itu. Supaya lebih banyak anak NTT yang dapat beasiswa," jelasnya.

Ia mengatakan, kualitas anak-anak NTT juga bagus. Tapi apakah mau berkompetisi atau tidak. Karena beasiswa buka seluruh Indonesia.

Halaman
123
Penulis: Gordi Donofan
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved