Mendikbud Sebut Provinsi NTT Masuk Kategori 3T

Sebagian wilayah Provinsi NTT masih masuk wilayah 3T, terdepan, terluar dan terpencil. Tetapi Sikka dan empat kabupaten lain tidak masuk 3T

Penulis: Eugenius Moa | Editor: Kanis Jehola
POS KUPANG/EGINIUS MO'A
Mendikud RI, Muhadjir Effendi (topi) bersama para guru SMAS Katolik St. John Paul II di Kota Maumere, Pulau Flores, Sabtu (17/2/2018). 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Eginius Mo'a

POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Kunjungan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Muhadjir Effendy, ke SMAS Katolik St. John Paul II di Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Sabtu (17/2/2018) untuk bertemu siswa/siswi dan memberi motivasi belajar kepada mereka.

"Banyak tokoh nasional dari NTT yang hebat. Saya minta para siswa bisa menjadikan mereka sebagai idola untuk motivasi belajar," ujar Muhadjir, menjawab pertanyaan siswa SMAS, St. John Paul, Setya dan Arnoldus.

Pemerintah pusat, kata Muhadjir, punya tanggung jawab agar semua anak dari NTT mendapat akses ke pendidikan. Usaha ini bisa sukses kalau didukung pemerintah di daerah. Ia berharap di Sikka dibangun lagi SMK baru untuk menyiapkan generasi muda menyongsong abad ke-21.

Mengenai kualitas pendidikan Indonesia, Muhadjir mengakui, umumnya cukup baik dan perlu ditingkatkan. Meski dalam aspek ekonomi, Indonesia telah masuk G-20, negara dengan kekuatan ekonomi.

"Karena itu, kita siapkan generasi muda, siswa dan siswi bisa bersaing dengan negara lain," kata Muhadjir.

Dikatakannya, sebagian wilayah Provinsi NTT masih masuk wilayah 3T, terdepan, terluar dan terpencil. Tetapi Sikka dan empat kabupaten lain tidak masuk 3T, antara lain karena sekolahnya yang maju. Karena itu saran Muhadjir, pemerintah di NTT harus kerja lebih keras.

Pemerintah pusat, memberi perhatian ke NTT, Provinsi Maluku, Maluku Utara, Kepulauan Riau, Papua dan Papua Barat.

"Saya lakukan kerja sama dengan Keuskupan Agung Kupang dan Keuskupan Maumere membicarkan percepatan pendidikan di NTT," kata Muhadjir. (*)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved