Waduh! Kok Ada Bangunan Sekolah Negeri Seperti Ini di Manggarai Timur
Masih pantaskah sekolah negeri memiliki fasilitas yang sangat minim seperti ini. Tidak bisa dibayangkan bagaiman soal kelengkapan sekolah
Penulis: Aris Ninu | Editor: Marsel Ali
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu
POS-KUPANG.COM | BORONG - Ruangan kelas SMAN 10 Borong di Desa Balus Permai, Kecamatan Borong, Senin (29/1/2018) ambruk diterpa angin kencang diserai hujan.
Akibatnya, KBM di SMAN 10 Borong terganggu karena saat ini kondisi gedung belum bisa diperbaiki karena kerusakannya sangat parah.
Kepala Sekolah SMAN 10 Borong, Jems Gerson yang dihubungi Pos Kupang dari Borong, Selasa (6/2/2018) pagi, menjelaskan, kerusakkan bangunan di SMAN 10 Borong yakni atap, dinding dan semua fasilitas sekolah rusak karena ngin kencang yang terjadi beberapa waktu lalu.
"Sekolah kami berstatus sekolah negeri itu gedungnya masih darurat. Sekolah itu berlantai tanah, berdinding anyaman bambu dan beratapkan seng. Atapnya juga tidak dipaku. Bukan saja sengnya hanya dikuatkan dengan belahan bambu dan diikat dengan tali," kata Jems.
Ia mengatakan, sampai saat ini pihaknya sudah membuat laporan ke UPTD Dinas Pendidikan Nasional NTT.
"Kami terpaksa KBM dua kali. Pagi siswa kelas I dan II sorenya kelas III. Kami tidak ada pilihan lain," ujar Jems.
Ia menambahkan, gedung SMAN 10 Borong masih darurat sejak dibangun tahun 2017 oleh komite sekolah.
"Jumlah siswa SMAN 10 Borong hingga saat ini sebanyak 118 orang,"paparnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/bangunan_20180206_133959.jpg)